Categories: HardwareStorageTips

Alasan Kecepatan SSD Turun dan Cara Mencegah Biar Tidak Kian Parah

Alasan Kecepatan SSD Turun dan Cara Mencegah Biar Tidak Kian Parah

SSD siapa sih yang gak kenal dengan storage yang satu ini banyak yang sudah menggunakanya, apalagi saat akhir-akhir ini banyak SSD agak lawas yang banting harga. SSD selain dikenal cepat sayangnya storage yang satu ini juga memiliki kelemahan apa itu? kelemahan SSD adalah pada degradasi performa baca tulis yang berkurang dari waktu ke waktu bahkan dalam beberapa kasus secara signifikan. 

Alasan Penyebab SSD Kecepatanya Menurun  

Cara Kerja SSD

1. Berbeda Cara Kerja HDD (Disk) vs SSD (Chip NAND) 

Hardisk menggunakan media penyimpanan data berupa cakram disk permanen sedangkan SSD menggunakan media penyimpanan data berupa chip memory berbasis NAND keduanya memiliki cara kerja yang berbeda. Kita gambarkan dalam proses hapus data pada SSD dimana data sebagai “buku” dan “rak” sebagai sebuah sektor penyimpanan data, pada anda saat ingin mengambil satu “buku” dari satu kotak “rak” maka SSD akan memindahkan semua “buku” ke “rak sementara” (kedalam chip buffer memory-red) dan menghilangkan semua buku pada “rak” utama dan memindahkan semua “buku” yang ada pada “rak sementara” kembali ke dalam “rak” utama kecuali satu “buku” yang dihapus tadi yang nantinya akan diganti dengan “buku” yang baru.  

Proses berbelit tersebut membuat kinerja SSD sibuk dan ujungnya akan memperpendek umur NAND sehingga berdampak terutama kepada kecepatan baca tulis SSD.

(Gambar 2) Umur SSD vs HDD

Hardisk tidak bekerja seperti itu karena hardisk bisa menumpuk data pada satu blok dan pada saat proses penghapusan dan pemindahan data tidak perlu adanya proses yang berbelit seperti yang dijumpai pada SSD sehingga inilah ini membuat performa SSD apapun akan turun dari waktu ke waktu yang tidak ditemui pada hardisk. Kabar baiknya para peneliti sudah dapat memprediksi dengan menyertakan masa tulis SSD yang bisa anda lihat melalui aplikasi seperti AIDA64 tentu hardisk tidak ada info demikian hal ini karena cara kerja berbeda. 

2. Fokus ke Kapasitas dibandingkan Daya Tahan Dari Waktu ke Waktu. 

Tidak hanya dari cara kerja SSD yang berbeda dengan HDD saja, kebijakan industri juga pengaruhi dimana semakin kesini lebih memfokuskan akan kapasitas SSD yang lebih besar dibandingkan daya tahan. Saat ini sudah ada tiga jenis NAND yakni SLC (Single Level Cell), MLC (Multi level Cell) dan TLC (Triple Level Cell) (QLC untuk kedepan dengan Quad Cell), secara sederhana semakin banyak penampungan “Cell” untuk menyimpan data di dalam “NAND” berefek kepada kapasitas per SSD semakin besar dan murah namun durability semakin rendah.

Walaupun begitu anda tidak perlu cemas karena generasi terbaru QLC berdasarkan para ahli bisa bertahan dalam kondisi baik (kecuali kerusakan teknis) selama lima tahun atau lebih yang saya yakin anda sudah upgrade SSD saat itu. 

TRIM : Solusi Permasalahan Baca Tulis SSD

Kabar baiknya para ahli sudah membuat beberapa teknologi salah satunya TRIM yang membantu untuk pertahankan performa SSD dengan mempermudah proses penghapusan dan pemindahan data. TRIM bekerja dalam proses satu blok data yang disebut sebagai “page” dengan adanya TRIM maka SSD tidak perlu menghapus semua blok karena bisa secara pintar mendeteksi page mana yang tidak terpakai dan menghapusnya untuk diisi dengan data baru. 

Kabar baiknya Windows semenjak WIndows 7 SP1 sudah mulai mengaktifkan fungsi TRIM secara otomatis. anda bisa cek melalui command prompt dengan opsi : “fsutil behavior query disabledeletenotify” tanpa tanda kutip setelah itu lihat hasilnya: 

  • “NTFS DisableDeleteNotify = 0” – menandakan fitur TRIM  aktif pada SSD.
  • “NTFS DisableDeleteNotify = 1” – menandakan fitur TRIM  nonaktif pada SSD.

Apabila muncul opsi tidak aktif masuk ke CMD lagi dan gunakan perintah fsutil behavior set disabledeletenotify 0 setelah itu lihat hasilnya, apabila muncul “NTFS DisableDeleteNotify = 0” berarti fitur TRIM aktif. 

Lakukan Ini Juga Buat Mencegah SSD Agar Tidak Turun Performanya 

contoh hasil benchmark Patriot Torqx 2 32GB

TRIM walaupun membantu memperpanjang umur SSD namun tidak menjamin performa SSD tidak turun layaknya SSD oleh karena itu harus dikurangi sebisa mungkin aktivitas yang menggunakan proses penulisan data ke SSD berlebihan atau memindahkanya ke HDD tentu tanpa harus mengganggu aktivitas utama anda. 

Simak beberapa tips yang ada di bawah ini: 

  1. Matikan fitur Hibernate : Hibernate membentuk file hybersis untuk menyimpan sesi aktivitas desktop pastinya butuh proses penulisan data yang besar direkomendasikan untuk dimatikan. Caranya buka CMD (command prompt) ketikan “powercfg.exe /h off” dan enter tanpa tanda kutip.
  2. Sleep hanya di Laptop : Fitur sleep bekerja mirip dengan hibernate namun bedanya sesi aktivitas desktop disimpan di memory RAM. Jadi tidak pengaruhi performa SSD namun kami sarankan untuk gunakan fitur sleep hanya di laptop saja karena dibutuhkan untuk buka tutup layar untuk PC bisa menggunakan fitur turn off layar saja agar tidak membuat berat proses input output SSD.
  3. Matikan SuperPrefetch: Fitur ini berguna untuk buat percepat penggunaan aplikasi perkantoran (tidak berefek ke gaming) dengan cara prediksi penggunaan aplikasi dan simpan data sementara (cache) di drive utama, karena SSD sudah bikin cepat jadinya tidak perlu pakai ini SSD dibuat sibuk untuk kurangi aktivitas baca tulis. cara matikan lihat disini https://www.technipages.com/windows-enable-disable-superfetch   
  4. Jangan di Defrag : SSD tidak perlu melakukan defrag karena memiliki cara kinerja yang berbeda walaupun fitur TRIM sudah diaktifkan karena akan berdampak kepada penurunan performa SSD. 
  5. Gunakan Software Vendor : Biasanya vendor SSD menyertakan perangkat lunak khusus yang berisikan fitur seperti optimalkan fungsi TRIM SSD, ketahui masa pakai SSD, benchmark, cloning dsb sebagai contoh untuk SSD Samsung adalah Samsung Magician selain bawaan vendor kami tidak sarankan untuk gunakan software utilities khusus HDD seperti HDD Sentinel karena kerja HDD berbeda dengan SSD. 

Sekian info dari saya semoga bermanfaat. Sumber 1, Sumber 2

This post was last modified on 15/06/2019 22:30

Sutama Tamasu @Sutamatamasu

Sutama Tamasu is known as Indonesian IT Blogger and Hardware enthusiast. Sutama is also PC lover, using PC since kid. Sutama was known as anime lover. Sutama Waifu is Nana Iida from Rail Wars anime. iida san is cheerful person. She treats other people equally and kindly.

Disqus Comments Loading...