AMD Hadirkan RYZEN Pro untuk Segment Bisnis Utamakan Keamanan

Amerika Serikat : 30 Juli 2017

AMD sebagai perusahaan fabless terkemuka, diberitakan telah Hadirkan RYZEN Pro untuk Segment Bisnis Utamakan Keamanan Garansi Lebih Panjang.

AMD setelah sukses dengan Processor AMD RYZEN, kembali hadirkan Processor lainya yang bernama RYZEN PRO. Anda mungkin agak bingung, kenapa harus ada Processor RYZEN lagi?? Dikarenakan untuk pangsa pasar PC. Tidak hanya diisi oleh PC DIY aka PC Rakitan saja, terdapat segment lainya yakni PC Build up aka PC OEM.

Contoh PC Built up

Mungkin apabila anda mengunjungi instansi pemerintah anda pernah melihat PC dengan merk seperti Acer Aspire, Lenovo Think series, Zyrex, Dell Optiplex dsb. PC “bermerk” tersebut disebut sebagai PC Build Up, karena sudah dibeli dalam kejadian jadi dan siap pakai. PC ini sebagian besar digunakan untuk segmen bisnis seperti pemerintahan, perkantoran hingga militer. Mengingat akan butuhkan waktu lama untuk hadirkan PC rakitan untuk satu instansi besar.

Kembali ke topic, untuk itulah AMD hadirkan Processor RYZEN Pro series. Processor ini diperuntukan untuk PC built up diatas ini, anda tidak bisa mendapatkan Processor ini dipasaran. Karena hanya di distribusikan lewat vendor PC built up diatas.

 

Spek Sama dengan RYZEN dengan Tambahan RYZEN 3 Pro series

AMD hadirkan spesifikasi dan juga fitur utama yang sama dengan RYZEN yang ada pada PC rakitan, diantaranya hadir dengan konfigurasi sampai dengan 8 Core 16 Thread, didukung sampai dengan 20MB Cache serta hadir dengan teknologi hemat daya AMD SenseMI . RYZEN Pro series juga menggunakan socket AM4 dan menggunakan chipset yang sama dengan PC rakitan.

Dalam hal lini AMD hadirkan seri yang hampir sama, perbedaan ada pada seri Pro. Di RYZEN Pro ini juga AMD membuka lini terbaru untuk pangsa pasar PC Low-end yakni RYZEN 3 Pro. Hadir dengan 4 Core/4Thread, TDP 65W serta 8MB L3 Cache. Versi RYZEN 3 untuk PC rakitan kemungkinan akan menyusul di bulan agustus.

Utamakan Keamanan dengan  AMD Platform Secure Processor

AMD RYZEN Pro series utamakan fitur kemanan, mengingat keamanan sangat penting dalam perusahaan. Untuk hal ini, AMD andalkan beberapa fitur diantaranya :

  • TSME : Memungkinkan enkripsi jalur lalu lintas Memory (Ram) tanpa butuh komponen hardware tambahan.
  • Secure Boot : RYZEN Pro mendukung standar secure boot yang ada pada Windows 10 Enterprise edition memungkinkan sistem menjadi lebih aman tanpa mengorbankan performa saat booting, karena sudah dikendalikan dengan AMD PSP
  • TPM 2.0 : Mendukung implementasi keamanan TPM 2.0 yang ada pada Windows Enterprise edition yang diwajibkan oleh Microsoft.
  • QC : Kemanan juga diperhatikan saat pembuatan processor dan firmware yang mendukung processor ini.

Salah satu yang menarik adalah fitur TSME, fitur ini berguna bagi meminimalisir kemanan dari bahaya seperti “cold boot attack” dengan hadirkan enkripsi pada memory. Tom Lendacky salah satu staff AMD berikan info akan hal ini :

“SME can be used to mark individual pages of memory as encrypted through the page tables. A page of memory that is marked encrypted will be automatically decrypted when read from DRAM and will be automatically encrypted when written to DRAM. The SME feature is identified through a CPUID function and enabled through the SYSCFG MSR. Once enabled, page table entries will determine how the memory is accessed. If a page table entry has the memory encryption mask set, then that memory will be accessed as encrypted memory. The memory encryption mask (as well as other related information) is determined from settings returned through the same CPUID function that identifies the presence of the feature.”

(Merah) komponen untuk akselerasi dari fitur keamanan (Abu-abu) kompoenen pendukung “CPU” khusus [ARM Cortex A5]

Berbagai fungsi keamanan diatas, sejatinya butuh performa yang ekstra untuk proses enkripsi. AMD sudah hadirkan sebuah “Otak” khusus yang menangani hal ini, bernama AMD PSP. Seperti yang anda bisa lihat diatas, PSP sudah hadir dengan “CPU” ARM Cortex A5 sendiri, yang mengatur enkripsi fitur2 diatas tersebut. Sehingga buat jadi lebih aman dan tidak menggangu performa.

PSP sudah hadir semenjak AMD 16h (AMD APU Mulin) dirilis, namun baru saat RYZEN lah, fungsi ini jadi optimal karena, AMD sendiri sudah menjadikan PSP sebagai open source dan bisa digunakan untuk berbagai macam kegiatan. RYZEN biasa juga terdapat fungsi PSP didalamnya. Namun, tidak terpakai optimal karena pengguna biasa tidak terlalu fokus terhadap security.  

Terjamin ketersediaan

Sama seperti seri Pro lainya, AMD juga hadirkan ketersediaan prodak yang lebih banyak dibandingkan RYZEN biasa. Ini bermanfaat apabila salah satu prodak PC Built up ada kerusakan Processor. Maka dengan mudah bisa diganti.

Menyusul RYZEN Pro untuk Laptop

Selain untuk PC Desktop, AMD juga merencanakan hadirkan RYZEN Pro untuk laptop nantinya. Sama seperti PC Desktop, AMD RYZEN Pro diperuntukan untuk laptop bisnis. Belum ada berita seperti apa spesifikasinya. Kemungkinan akan hadir sebagai APU dan akan bersaing ketat dengan Ultrabook di segment yang sama.

Sumber : IKML, Twitter, Anandtech

Tags: processor bisnis processor pc built up RYZEN Pro untuk Segment Bisnis

author
Author: 

Sutama Tamasu is known as Indonesian IT Blogger and Hardware enthusiast. Sutama is also PC lover, using PC since kid. Sutama was known as anime lover. Sutama Waifu is Nana Iida from Rail Wars anime. iida san is cheerful person. She treats other people equally and kindly.

ada pertanyaan tentang artikel ini ?? silahkan ajukan lewat komentar :)