Apakah Fitur Nvidia Geforce Ini Ada Pada Vga Card AMD Radeon?

Apakah Fitur Nvidia Geforce Ini Ada Pada Vga Card AMD Radeon?

Gambar 1

Pada saat ini persaingan kartu grafis untuk PC didominasi oleh AMD dengan Radeon serta Nvidia dengan Geforce, Intel akan ikut serta dalam persaingan ini namun tidak dalam waktu dekat. Vga card rancangan masing-masing vendor memiliki fitur unggulan masing-masing terkadang ada satu fitur yang ada pada Radeon saja begitupun sebaliknya ada fitur yang ada hanya di Nvidia saja terkadang hal ini membuat kebingungan pengguna baru apakah fitur Nvidia ini ada pada Radeon atau tidak:? begitupun sebaliknya.
Pada artikel ini saya akan membantu masalah tersebut yakni dengan cara memberikan info apakah fitur Nvidia ini ada pada Radeon atau tidak? semoga bisa bermanfaat.
1. NVIDIA CUDA Core = AMD Compute Unit & NVIDIA CUDA = OpenCL

A. Nvidia CUDA Core = AMD Stream Processing Unit: Berbeda dengan CPU alias processor untuk GPU chipset inti yang ada pada vga card memiliki cara kerja yang berbeda, jika CPU lebih fokus untuk pengolahan data serial untuk GPU fokus ke pararrel hal ini berdampak ke jumlah Core/otak inti dimana untuk CPU hadirkan jumlah puluhan (sejauh ini sampai 64 Core untuk x86) sedangkan GPU sampai ribuan. Nah untuk CPU AMD dan Intel menyebutnya sebagai “Core” saja namun untuk GPU berbeda Nvidia menyebutnya sebagai CUDA Core sedangkan AMD menyebutnya sebagai Stream Processing Unit.
Karena jumlahnya ribuan maka pastilah terdapat gabungan jumlah Core GPU tersebut AMD menyebutnya sebagai Compute Unit sedangkan Nvidia menyebutnya sebagai Stream Multiprocessor.
B. Nvidia CUDA = OpenCL: Pastinya developer membutuhkan akses ke Core/Otak inti dari GPU tersebut untuk game seperti banyak kita ketahui game memanfaatkan API (application programming interface) DirectX dan OpenGL/Vulkan, bagaimana untuk aplikasi non gaming? Nvidia terkenal akan Nvidia CUDA yakni API rancangan Nvidia yang sudah didukung banyak software editing dan multimedia terkenal, AMD sayangnya tidak memiliki API sendiri melainkan menggunakan standar OpenCL dari Kronos Group yang didukung semua vendor GPU termasuk Nvidia.
2. NVIDIA PhysX = Sebagian Hadir Melalui AMD TressFX
Sebelumnya kita jelaskan dulu fungsi PhysX adalah kombinasi software dan hardware (CUDA Core) berfungsi untuk menjadikan efek-efek berasal dari hitungan fisika yang ada dalam game seperti ledakan api, percikan meriam, gerakan rambut dsb) menjadi lebih realistis dengan memindahkan beban proses dari processor ke vga card.
AMD tidak punya program serupa yakni Nvidia PhysX, namun AMD hadirkan library bernama TressFX cara kerjanya kurang lebih sama yakni memindahkan beban kalkulasi fisika ke GPU namun hanya sebatas efek rambut dan bulu saja.
3. NVIDIA RTX = Ray Tracing Telah Hadir

Nvidia RTX merupakan gabungan dari beberapa fitur software dan hardware yang tidak cukup untuk dibahas dalam satu baris saja, butuh pembahasan terpisah software dan hardware yang bisa anda baca di bawah ini.

Tampilan Compute Unit dari GPU XBO SX yang Hadirkan Dua Unit Ray Tracing Acceleration

1. Hardware:
– RT Core = Unnamed Ray tracing Accelerator Cores : Singkatan dari Ray Tracing Core sesuai namanya merupakan custom Core rancangan Nvidia yang terpisah dari CUDA Core, berfungsi untuk mengolah efek Ray Tracing (Caustics,Global Illumination dan Reflection dsb) yang ada di dalam games tanpa membebankan CUDA Core sebagai “otak utama” GPU.
AMD pada launching Radeon RX 6000 series telah konfirmasi kehadiran fitur dedikasi “ray tracing accelerator cores” yang telah hadir ke setiap Compute Unit yang ada di GPU mereka, hal sama juga dilakukan Nvidia yang menyematkan RT Core pada setiap Stream Multiprocessing, AMD belum sertakan bocoran gambar komponen tersebut namun Microsoft sudah sertakan gambar Compute Unit dengan kehadiran komponen tersebut pada acara peluncuran Xbox SX.
– Tensor Core = Tidak Ada di Radeon: Nvidia Tensor Core versi custom core yang bertugas untuk memberikan akselerasi grafis khusus untuk aplikasi yang memanfaatkan Machine Learning/Artificial Intelligence berbeda dengan CUDA yang multi-purpose akselerasi dari Tensor Core difokuskan untuk INT 4, INT 8 dan FP 16 FMA yang biasa hadir pada aplikasi Machine Learning/Artificial Intelligence.
AMD tidak mempunyai hardware dedikasi khusus namun pada arsitektur RDNA & RDNA2 AMD sudah tingkatkan kemampuan FP16 sehingga developer masih bisa manfaatkan kemampuan akselerasi Machine Learning/Artificial Intelligence di Radeon via API Windows ML walaupun tidak sekencang dengan hardware dedikasi milik Nvidia.
2. Software:

AMD RDNA2 Yang Ada Pada Radeon RX 6000, Mendukung Fitur DirectX 12 Ultimate

– Real-Time Ray Tracing di Game (Keduanya Mendukung): Baik AMD melalui Radeon RX 6000 series dan Nvidia melalui kartu grafis seri RTX telah mendukung fitur real-time Ray Tracing yang membedakan adalah AMD sampai tulisan ini ditulis hanya memanfaatkan dukungan Ray Tracing dari Microsoft yakni DXR yang termasuk ke DirectX 12 Ultimate tanpa punya program sendiri, sedangkan Nvidia mendukung DirectX 12 Ultimate serta memiliki program Nvidia RTX sendiri.
Jadi ada kemungkinan game mendukung Nvidia RTX tidak mendukung penuh vga card Radeon.
– Nvidia DLSS = AMD Super Resolution: Secara sederhana Nvidia DLSS fitur yang menggunakan kombinasi RT Core + hasil Machine Learning dari Super Computer milik Nvidia untuk menghasilkan performa ekstra dalam game dengan hadirkan tampilan yang lebih tajam dibandingkan sebelumnya, sudah banyak artikel di internet yang membahas , kabarnya berbarengan rilis Radeon RX 6000 AMD sudah menyiapkan fitur tandingan yakni AMD Super Resolution sayangnya AMD menyebutkan fitur ini masih dalam tahap ujicoba.
– Nvidia RTX IO = Unnamed DirectStorage API Support: Pada saat perilisan perilisan Xbox One SX, Microsoft menyebutkan fitur DirectStorage API hadir juga di Windows, fitur ini memindahkan kompresi dan dekompresi yang sebelumnya dilakukan di CPU menjadi di GPU hasilkan game lebih responsif baik saat waktu loading awal hingga pengolahan tekstur games. Nvidia menyebut dukungan fitur sebagai RTX IO sedangkan AMD tidak menamainya, fitur ini akan hadir pada update Windows di tahun 2021 mendatang.
4. Multimedia (NVIDIA NVENC = AMD VCE & NVIDIA NVDEC = AMD UVD)
Bicara urusan multimedia mayoritas pengguna pasti pernah melakukan hal menonton YouTube, edit konten video dan streaming game ke sosial media. Baik Nvidia dan AMD hadirkan komponen dedikasi khusus untuk kegiatan encoding (membuat video) dan decoding (menampilkan video) dengan tujuan lebih efisien hal ini dikarenakan kegiatan di atas walaupun ringan dilakukan sering dan bisa memakan daya listrik sama besarnya dibandingkan game dengan waktu lebih sebentar.
– Nvidia NVDEC = AMD UVD: Nvidia NVDEC kadang disebut Nvidia CUDA Video fitur decoding video dari Nvidia pada vga card AMD Radeon terdapat juga fitur serupa yakni UVD, fungsi keduanya sama yakni mengurangi beban decoding CPU dan GPU (CUDA Core/Stream Processing Unit) agar menghasilkan efisiensi lebih baik tanpa mengurangi kualitas.
Semua video player, browser internet termasuk aplikasi multimedia telah mendukung fitur AMD UVD ini dan sudah berjalan secara otomatis.
– Nvidia NVENC = AMD VCE: Encoding di Nvidia bernama NVENC sedangkan AMD bernama AMD VCE, berbeda dengan CUDA atau OpenCL kedua vendor sama-sama hadirkan dukungan software yang baik karena developer lebih mudah untuk aplikasikan fitur ini dibandingkan CUDA atau OpenCL.
Contoh untuk encoding yang dipercepat AMD VCE seperti game capture OBS, Radeon ReLive & Bandicam, video conferencing Zoom & Skype, editing Magic Vegas, Adobe Premiere & Handbrake.
Note: AMD akan beralih ke AMD VCN yang gabungkan encoding dan decoding di RX 5000 series dan ke depan, walaupun berubah dari sisi hardware namun software yang mendukung VCE dan UVD sebelumnya tetap kompatibel.
5. Nvidia G-Sync = AMD FreeSync.

Produsen Chip LCD Scaler

G-Sync adalah fitur andalan Nvidia yang hasil kombinasi dari vga card + monitor yang mendukung untuk hasilkan pengalaman bebas tearing dan stuttering di AMD dinamakan FreeSync, perbedaan besar dari FreeSync adalah bebas royalti dan tidak butuh modul khusus di monitor seperti yang Nvidia lakukan. Tidak ada magic disini AMD walaupun tidak hadirkan modul khusus namun sudah bekerjasama dengan produsen IC scaler (Mstar, Realtek, LG dan Novatek) untuk hadirkan dukungan VRR (Variable Refresh Rate) yang untuk menghadirkan pengalaman bebas tearing dan stuttering pada produk mereka.

6. Fitur-Fitur Yang Ada Pada Driver
Sekarang membahas fitur driver, tidak semuanya karena ada banyak fitur perbandingan bahas yang penting saja.

  • Nvidia Share/ShadowPlay = Radeon ReLive: Masing-masing vendor sudah hadirkan fitur rekam video dan audio serta streaming video ke sosial media dengan sedikit sentuhan fitur editing video.
  • Nvidia Reflex = Radeon Anti Lag: Nvidia tidak menjabarkan lengkap teknologi dibalik Reflex namun keduanya memiliki tujuan sama yakni menurunkan latency mouse yang biasa ditemui pada game e-Sport.
  • Nvidia Fast Sync = Radeon Enhance Sync: Keduanya memiliki fungsi yang sama apabila FPS game anda melebihi refresh rate monitor anda maka tearing dan stuttering akan diminimalkan
  • Nvidia DSR = AMD VSR: Fitur dimana vga card akan merender game dengan resolusi lebih tinggi dari monitor dan nantinya hasil gambar akan dikompres ke resolusi native monitor kita agar hasilkan gambar lebih baik keduanya ada fitur serupa, beberapa media telah hadirkan perbandingan.
  • Unnamed Max Frame Rate: = AMD FRTC: Baik AMD dan Nvidia hadirkan fitur bisa mengatur paksa FPS maksimal yang bisa dihasilkan oleh PC kita, hal ini bermanfaat untuk membuat FPS lebih stabil dan lebih hemat energi akibat FPS tinggi dadakan umumnya ada pada opening game perbedaan keduanya adalah Nvidia hadir tanpa branded khusus.
  • Unnamed Auto OC = AMD Rage Mode: Baik AMD dan Nvidia juga hadirkan fitur auto overclocking yang akan menaikan performa dengan cara menaikan GPU Clock per sekian Mhz menyesuaikan kondisi dan seri vga card.

Terima kasih telah membaca artikel yang telah dibuat, semoga bermanfaat dan apabila ingin mengutip harap sertakan sumber.
Terima kasih, Salam.

Tags: Fitur Nvidia nvidia cuda nvidia physx nvidia rtx radeon compute unit Vga Card AMD Radeon

author
Author: 
Sutama Tamasu is known as Indonesian IT Blogger and Hardware enthusiast. Sutama is also PC lover, using PC since kid. Sutama was known as anime lover. Sutama Waifu is Nana Iida from Rail Wars anime. iida san is cheerful person. She treats other people equally and kindly.

ada pertanyaan tentang artikel ini ?? silahkan ajukan lewat komentar :)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.