Apakah Fitur Nvidia Ini Ada Pada Vga Card AMD Radeon?

Apakah Fitur Nvidia Ini Ada Pada Vga Card AMD Radeon?

Gambar 1

Pada saat ini persaingan kartu grafis untuk PC didominasi oleh AMD dengan Radeon serta Nvidia dengan Geforce, Intel akan ikut serta dalam persaingan ini namun tidak dalam waktu dekat. Vga card rancangan masing-masing vendor memiliki fitur unggulan masing-masing terkadang ada satu fitur yang ada pada Radeon saja begitupun sebaliknya ada fitur yang ada hanya di Nvidia saja terkadang hal ini membuat kebingungan pengguna baru apakah fitur Nvidia ini ada pada Radeon atau tidak:? begitupun sebaliknya.

Pada artikel ini saya akan membantu masalah tersebut yakni dengan cara memberikan info apakah fitur Nvidia ini ada pada Radeon atau tidak? semoga bisa bermanfaat.

1. NVIDIA CUDA Core = AMD Compute Unit & NVIDIA CUDA = AMD APP Aka OpenCL

Pertanyaan yang sering diajukan oleh pengguna vga card AMD Radeon adalah “Apakah Radeon juga ada CUDA Core? serta apakah mendukung fitur Nvidia CUDA” hal ini sering dijumpai karena mayoritas perangkat lunak produktivitas (non gaming) mendukung fitur Nvidia CUDA untuk akselerasi grafis, tentu jawabannya adalah tidak karena itu adalah rancangan Nvidia.

AMD tentu sudah menyediakan alternatif dimana Radeon untuk otak dari chip grafis (GPU) memiliki otak inti atau Core nama alternatif yakni Compute Unit sedangkan untuk fitur akselerasi grafis  AMD sudah mendukung fitur serupa yang dirancang oleh Kronos Group yakni OpenCL, berbeda dengan CUDA khusus untuk vga card Nvidia saja untuk OpenCL bersifat terbuka didukung oleh banyak produsen mulai dari Intel, AMD termasuk Nvidia juga. Walaupun didukung banyak vendor AMD membuat suatu program internal bernama AMD APP bekerjasama dengan developer agar bisa berjalan seoptimal mungkin di Radeon, membuat performa vga card Radeon untuk aplikasi OpenCL tersebut yang paling unggul.

Saat ini OpenCL telah didukung banyak aplikasi terkenal juga mulai dari Adobe CC Suite, Blender, OpenCAD, Davinci Resolve dsb anda bisa bertanya di fanpage AMDIndonesia apakah aplikasi yang anda gunakan mendukung OpenCL atau tidak, apabila mendukung pastikan pada menu pengaturan sudah aktif fiturnya biasanya memiliki nama AMD APP atau OpenCL karena apabila tidak aktif maka aplikasi akan gunakan kemampuan 100% CPU.

2. NVIDIA PhysX = AMD TressFX

Sebelumnya kita jelaskan dulu fungsi PhysX adalah kombinasi software dan hardware (CUDA Core) berfungsi untuk menjadikan efek-efek berasal dari hitungan fisika yang ada dalam game seperti ledakan api, percikan meriam, gerakan rambut dsb) menjadi lebih realistis dengan memindahkan beban proses dari processor ke vga card, hal ini sempat menjadikan penjualan vga card era ATI Radeon hingga era AMD Radeon HD 5000 dan HD 6000 drop karena tidak menghadirkan fitur alternatif serupa Nvidia PhysX, namun AMD tetap tidak menghadirkan fitur serupa. 

Hal ini sedikit berubah sejak era GCN arsitektur yakni HD 7000 AMD hadirkan fitur TressFX memiliki fungsi yang sama perbedaan efek-efek  hanya sebatas bulu dan rambut karakter saja, AMD pada saat yang sama memilih mendukung fitur serupa dari pihak ketiga yakni Havok dan Bullet yang menggunakan CPU dibandingkan menambah efek-efek lain untuk TressFX dan dengan processor AMD PC desktop saat ini hadir dengan 16 Core dukungan CPU tidak sia-sia. 

3. NVIDIA RTX = Ray Tracing Akan Hadir.

Nvidia RTX merupakan gabungan dari beberapa fitur software dan hardware yang menghasilkan kemampuan AI dan Ray Tracing yang handal yang diantaranya terdiri dari:

1. Hardware:

  • RT Core: Singkatan dari Ray Tracing Core sesuai namanya merupakan custom Core rancangan Nvidia yang terpisah dari CUDA Core, berfungsi untuk mengolah efek Ray Tracing (Caustics,Global Illumination dan Reflection) yang ada di dalam games tanpa membebankan CUDA Core sebagai “otak utama” GPU.
  • Tensor Core: Merupakan versi custom core yang bertugas untuk memberikan akselerasi grafis khusus untuk aplikasi yang memanfaatkan Machine Learning/Artificial Intelligence berbeda dengan CUDA yang multi-purpose akselerasi dari Tensor Core difokuskan untuk  INT 4, INT 8 dan  FP 16 FMA yang biasa hadir pada aplikasi Machine Learning/Artificial Intelligence.

2. Software:

  • Nvidia DXR Accelerated: Fitur Ray Tracing ini hadir dalam game menggunakan kemampuan RT Core yang ada pada GPU di vga card Nvidia Geforce, biasanya hadir dalam setting game di support.
  • Nvidia DLSS: Fitur merupakan singkatan dari Deep Learning Super Sampling merupakan fitur supersampling terbaru yang bertujuan untuk mempertajam gambar di resolusi tinggi, supersampling merupakan fitur biasa yang membedakan dengan DLSS adalah Nvidia memanfaatkan super komputer (yang berisikan ratusan Nvidia V100) mengolah Neural Network Model dari game DLSS untuk hasilkan supersampling yang berkualitas nantinya hasil olahan data tersebut hasilkan file berisikan data AI yang diolah oleh Tensor Core untuk memperingan GPU lakukan DLSS..

GPU yang ada pada vga card Radeon tidak memiliki fitur dedikasi hardware Ray Tracing maupun Tensor Core, namun AMD juga mendukung baik akselerasi Ray Tracing maupun Machine Learning/Artificial Intelligence yakni dengan menggunakan “otak inti” utama GPU yakni Compute Unit pastinya tidak sekencang Nvidia dengan komponen integrasi selain itu AMD belum memiliki dukungan perangkat lunak seperti Nvidia RTX sendiri AMD hanya mengandalkan Microsoft dengan Windows DirectX Ray Tracing (DXR) untuk Ray Tracing dan Windows ML untuk Machine Learning/Artificial Intelligence.

Walaupun begitu AMD berniat untuk menambahkan komponen dedikasi ray tracing pada vga card generasi selanjutnya yang menggunakan arsitektur Ray Tracing 2, Microsoft sempat membocorkan diagram compute unit dari grafis Xbox One Series X  yang menggunakan RDNA2.

4. Multimedia (NVIDIA NVENC = AMD VCE & NVIDIA NVDEC = AMD UVD)

Bicara urusan multimedia mayoritas pengguna pasti pernah melakukan hal menonton YouTube, edit konten video dan streaming game ke sosial media. Baik Nvidia dan AMD hadirkan komponen dedikasi khusus untuk kegiatan encoding (membuat video) dan decoding (menampilkan video) dengan tujuan lebih efisien hal ini dikarenakan kegiatan di atas walaupun ringan dilakukan sering dan bisa memakan daya listrik sama besarnya dibandingkan game dengan waktu lebih sebentar. 

Encoding di Nvidia bernama NVENC sedangkan AMD bernama AMD VCE, sedangkan decoding di Nvidia bernama NVDEC sedangkan di AMD bernama UVD, Berbeda dengan CUDA atau OpenCL kedua vendor sama-sama hadirkan dukungan software yang baik karena developer lebih mudah untuk aplikasikan fitur ini dibandingkan CUDA atau OpenCL. 

Contoh untuk encoding yang dipercepat AMD VCE seperti game capture OBS, Radeon ReLive & Bandicam, video conferencing Zoom & Skype, editing Magic Vegas, Adobe Premiere & Handbrake untuk decoding mayoritas software yang menampilkan video sudah mendukung akselerasi UVD.   

Note: AMD akan beralih ke AMD VCN yang gabungkan encoding dan decoding di RX 5000 series dan ke depan, walaupun berubah dari sisi hardware namun software yang mendukung VCE dan UVD sebelumnya tetap didukung.

5. Nvidia G-Sync = AMD FreeSync.

Fitur ini sudah tidak asing bagi pengguna AMD Radeon yakni FreeSync fitur kombinasi dari vga card + monitor yang mendukung hasilkan pengalaman bebas tearing dan stuttering merupakan alternatif dari Nvidia G-Sync, perbedaan besar dari FreeSync adalah bebas royalti dan tidak butuh modul khusus di monitor seperti yang Nvidia lakukan. Tidak ada magic disini AMD walaupun tidak hadirkan modul khusus namun sudah bekerjasama dengan produsen IC scaler (Mstar, Realtek, LG dan Novatek) untuk hadirkan dukungan VRR (Variable Refresh Rate) yang untuk menghadirkan pengalaman bebas tearing dan stuttering pada produk mereka. 

Karena AMD tidak sendirian mengerjakan VRR mengajarkan dengan VESA membuat standar ini hasilnya adalah terbuka, sehingga Nvidia bisa tetap menggunakan fitur FreeSync juga hasilkan apa yang Nvidia sebut  dengan nama berbeda yakni sebagai G-Sync Compatible. 

6. Fitur-Fitur Yang Ada Pada Driver

Sekarang membahas fitur driver, tidak semuanya karena ada banyak fitur perbandingan bahas yang penting saja. 

  • Nvidia Share/ShadowPlay = Radeon ReLive: Masing-masing vendor sudah hadirkan fitur rekam video dan audio serta streaming video ke sosial media dengan sedikit sentuhan fitur editing video.  
  • Nvidia Reflex = Radeon Chill: Nvidia tidak menjabarkan lengkap teknologi dibalik Reflex namun keduanya  memiliki tujuan sama yakni menurunkan latency mouse yang biasa ditemui pada game e-Sport. 
  • Nvidia Fast  Sync = Radeon Enhance Sync: Keduanya memiliki fungsi yang sama apabila FPS game anda melebihi refresh rate monitor anda maka tearing dan stuttering akan diminimalkan 
  • Nvidia DSR = AMD VSR: Fitur dimana vga card akan merender game dengan resolusi lebih tinggi dari monitor dan nantinya hasil gambar akan dikompres ke resolusi native monitor kita agar hasilkan gambar lebih baik keduanya ada fitur serupa, beberapa media telah hadirkan perbandingan. 
  • Unnamed Max Frame Rate: = AMD FRTC: Baik AMD dan Nvidia hadirkan fitur bisa mengatur paksa FPS maksimal yang bisa dihasilkan oleh PC kita, hal ini bermanfaat untuk membuat FPS lebih stabil dan lebih hemat energi akibat FPS tinggi dadakan umumnya ada pada opening game perbedaan keduanya adalah Nvidia hadir tanpa branded khusus.  

Terima kasih telah membaca artikel yang telah dibuat, semoga bermanfaat dan apabila ingin mengutip harap sertakan sumber. 

Terima kasih, Salam. 

Tags: Fitur Nvidia nvidia cuda nvidia physx nvidia rtx radeon compute unit Vga Card AMD Radeon

author
Author: 
Sutama Tamasu is known as Indonesian IT Blogger and Hardware enthusiast. Sutama is also PC lover, using PC since kid. Sutama was known as anime lover. Sutama Waifu is Nana Iida from Rail Wars anime. iida san is cheerful person. She treats other people equally and kindly.

ada pertanyaan tentang artikel ini ?? silahkan ajukan lewat komentar :)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.