Cara Mencegah Komputer Laptop Kita Terkena Virus Ransomware

Cara Mencegah Komputer Laptop Kita Terkena Virus Ransomware

Salah satu masalah komputer yang sedang tren saat ini adalah Ransomware, Malware jenis ini berbeda dengan yang lainnya Ransomware menyerang dengan cara mengenkripsi file tertentu seperti file gambar atau dokumen dan merubah ekstensi file tersebut dengan ekstensi yang aneh-aneh misal dari semula .jpg berubah menjadi .zeus misalnya. 

Ransomware memberi efek psikologis terhadap korbanya selain file penting yang diserang tidak bisa terbuka, umumnya terdapat pesan seperti di atas (gambar 1) yang mengarahkan korban untuk menyerahkan uang kepada si pembuat malware tersebut (umumnya dalam bentuk mata uang virtual seperti Bitcoin), tentu saja anda tidak ingin kejadian tersebut menimpa anda? 

Simak tips cara mencegah komputer laptop kita terkena virus ransomware

1. Jangan Pernah Biarkan Teman atau Kerabat Anda Secara Sembarang Colok Flashdisk/HDD External.

Point pertama dan terpenting yang harus anda lakukan adalah jangan sampai orang lain selain anda sembarangan colok perangkat penyimpanan data eksternal baik itu berupa flashdisk atau hardisk karena berdasarkan pengalaman saya pribadi di berbagai forum, sebagian besar penyebabnya karena flashdisk atau hardisk milik temanya berisikan file yang terinfeksi Ransomware, saat di klik file tersebut sebut saja dokumen word (.docx) maka langsung otomatis infeksi PC anda dengan Ransomware. 

Untuk mencegahnya selain mencegah lewat omongan, cek di settingan antivirus anda dan pastikan fitur scan perangkat external dari antivirus anda sudah diaktifkan. sehingga setiap anda atau orang colok flashdisk atau hardisk external maka antivirus akan memberitahukan untuk scan terlebih dahulu, sehingga bisa dicegah agar PC anda tidak terinfeksi. Antivirus tidak bisa menghilangkan PC yang sudah terinfeksi Ransomware, namun bisa mencegahnya dengan mencari file yang berbahaya di flashdisk/hardisk tersebut dan menghapusnya. 

2. Sebisa Mungkin Hindari Website Berbahaya, Pastikan Gunakan Software Pelindung Web Berbahaya.   

Selain karena orang ketiga, Ransomware juga tersebar melalui internet umumnya melalui website berbahaya seperti iklan situs porno dan judi, iklan dan download aplikasi bajakan. Ya mungkin sebagian dari anda tidak bisa lepas dari website tersebut namun pastikan sudah terlindungi pastikan antivirus anda sudah ada fitur software pelindung web berbahaya, mengingat Windows 10 walaupun sudah terbundling dengan antivirus, namun tidak terdapat fitur perlindungan web berbahaya di antivirusnya, andai ada itu hanya di browser Microsoft Edge.

Jadi sangat disarankan menggunakan beberapa ekstensi browser yang bisa anda pilih untuk memperkuat perlindungan web dibawah ini, cukup pilih salah satu saja: 

  • Ublock Origin (Link) : Pastikan filter yang berhubungan dengan malware, adware dan Spam terceklis karena berisikan list website berbahaya yang mengandung malware. 
  • Malwarebyte Browser Guard (Link) : Fungsi sama dengan Ublock Origin namun fokuskan ke malware, phising dan adware bisa digunakan di semua antivirus termasuk Windows Defender bawaan Windows 10. 
  • Windows Defender Browser Protection (link) : Fungsinya sama seperti yang saya sarankan namun menggunakan data internal Microsoft, sangat disarankan bagi perusahaan besar karena terkenal handal dalam menangani masalah Phising juga, sayangnya hanya mendukung di Chrome dan browser Chromium lainya. 

Sebagian besar antivirus sudah ada fitur perlindungan web namun memiliki nama berbeda, apabila anda tidak yakin antivirus yang anda gunakan ada atau tidak silahkan tanyakan ke provider antivirus anda di jejaring sosial. 

3. Gunakan Software Perlindungan Khusus Ransomware Tambahan (Tambahan, Tidak diwajibkan) 

Saya ada dua perangkat lunak tambahan, dimana hal ini tidak diwajibkan ada, hanya disarankan apabila anda mau meluangkan waktu untuk setting sana sini. 

A. MBR Filter Khusus Windows 7, (Link

MBR Filter adalah perangkat lunak buatan Cisco Talos divisi keamanan perusahaan Cisco, fungsinya melindungi Master Boot Record (MBR) dari partisi hardisk yang biasanya digunakan oleh Ransomware tertentu seperti Petya untuk infeksi komputer korban. Cara instalasi cukup mudah download file dan klik kanan pada file MBR Filter dan pilih install setelah itu akan muncul opsi restart dan selesai. 

Cara kerjanya seperti yang anda lihat di video di atas, software ini mencegah beberapa  Ransomware seperti yang dijelaskan serta terdapat pemberitahuan dari MBR Filter yang mencegah malware tersebut menulis ke sektor MBR partisi hardisk. Walaupun terbukti efektif namun tidak semua Ransomware yang bisa dicegah ya lebih baik dibandingkan tidak sama sekali bukan?

B. Malwarebyte Anti Ransomware (Link

Status software ini adalah Beta alias percobaan, namun bisa digunakan dengan baik karena Beta disini dimaksudkan untuk mengijinkan pengguna menggunakan software ini secara gratis, karena nantinya akan dimasukan ke perlindungan Malwarebyte antivirus Enterprise Edition versi berbayar, pihak Malwarebyte sendiri mengklaim bisa mencegah beberapa Ransomware terkenal seperti Petya dengan menggunakan resource CPU yang kecil, saya rekomendasikan pribadi software ini untuk komputer perusahaan cara instalasinya cukup mudah sama seperti software biasa next-next saja dan nantinya akan berjalan di background. 

Note : Karena belum adanya update baru, Malwarebyte Anti Ransomware tidak bisa digunakan berbarengan dengan Malwarebyte 4. 

Sekian info dari saya semoga bermanfaat, apabila ingin copas artikel silahkan sertakan sumber hyperlink terima kasih. 

 

Tags: Cara cegah ransomware Ransomware Virus Ransomware

author
Author: 
Sutama Tamasu is known as Indonesian IT Blogger and Hardware enthusiast. Sutama is also PC lover, using PC since kid. Sutama was known as anime lover. Sutama Waifu is Nana Iida from Rail Wars anime. iida san is cheerful person. She treats other people equally and kindly.

ada pertanyaan tentang artikel ini ?? silahkan ajukan lewat komentar :)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.