(HotChip 2017) Microsoft Membahas Spesifikasi Processor XboX One X Hasil Kerjasama AMD

Jakarta : 22 Agustus 2017

Di acara Hotchip 2017 Microsoft Membahas Spesifikasi Processor XboX One X Hasil Kerjasama AMD.

Acara hotchip sudah digelar banyak vendor hardware memfokuskan diri untuk memberikan spesifikasi selengkap2nya agar bisa memberikan dukungan kepada developer untuk hadirkan dukungan kepada perangkatnya. Salah satunya adalah Microsoft dalam hal ini divisi entertaiment.

Microsoft sebagaimana kita ketahui menyiapkan konsol next-gen dengan codename “Project Scorpio” yang saat E3 kemarin mendapatkan nama Xbox One X. Microsoft hadirkan beberapa update salah satu yg utama adalah fokuskan kepada performa yang sanggup hadirkan performa gaming di resolusi hingga 4K. Untuk hadirkan performa seperti itu, Microsoft membutuhkan Processor yg mumpuni, Microsoft sudah berkerjasama dengan AMD akan hal ini, berikut ringkasan spesifikasi SoC yang sudah berisikan CPU dan GPU (grafis) dalam satu buah chip.

  1. SoC Codename : Scorpio engine.
  2. 16nm FF+ TSMC
  3. 2x 4 Core “ AMD Enhanced Jaguar” x86 2.3 Ghz 2×2 MB L2 Cache
  4. GFX 8th 40 Compute Unit “Custom GCN Core” @1172 Mhz GPU Clock with 6000 GFLOPS Compute Performance.
  5. 12 GB GDDR5 Ram with 384 bit Memory Bus total 326 GB/s
  6. 4K HEVC, VP9, H.264 Encode & Decode Unit.
  7. Built in I/O

   

Microsoft di ajang Hotchip memberikan beberapa slide detail resmi tentang “Jeroan” chip tersebut, yuk bahas satu – persatu.

Penampakan dan Keterangan Singkat

(klik untuk perbesar)

Mungkin lengkapnya sudah dijelaskan sebelumnya, terlihat tampilan DIE terdapat logo Xbox dan terdapat angka “4K” yang sepertinya menegaskan bahwa chip ini siap untuk game “4K”. Walau dirancang dengan bantuann AMD,  SoC Scorpio Engine ini dibangun dengan fabrikasi 16nm FF+ (FinFET Plus) dari TSMC bukan dibangun dengan 14nm LPP dari Global Foundries yang ada pada prodak AMD. Hal ini kemungkinan agar mempermudah produksi mengingat chip sebelumnya juga dibuat di pabrik yang sama. Chip yang ada berisikan 7 Billion transistor dengan ukuran chip sekitaran 359MM2 ini lebih besar sedikit daripada ukuran DIE RYZEN 7 (213MM2) atau Polaris 10 di RX 480 (241 MM2).

Membahas Jeroan Chip “Scorpio Engine”

Microsoft melalui slidenya juga turut menyertakan slide yang berisikan penampakan asli dari DIE “Scorpio Engine”. Aslinya tidak ada apa-apa. Namun mimin edit sedikit agar mempermudah bagian2 apa aja sih yang ada di Processor ini.

Pink Cantik : Mewakili dari sebuah “Module” dimana setiap modul ini berisikan 4 buah x86 “Enhanced Jaguar” Core, dengan L2 Cache. Walau disebut “module” namun, berbeda dengan “modul” yang ada pada processor FX, setiap module disini menggunakan True Quad Core murni.

Bukan ZEN ?? mungkin hal ini yg ada di pikiran anda, saat Xbox One X dirancang, AMD sedang merancang arsitektur “Zen” juga, jadi tidak mungkin keduanya berjalan bersamaan ditambah untuk hadirkan dukungan game sebelumnya butuh arsitektur yg sama. Inilah kenapa “jaguar” yang dipilih.

Hijau terang : untuk ini mimin agak sangsi dimana posisinya kemungkinan berada di yang sekarang ditandai, komponen ini namanya Northbridge yg menghubungkan kedua “module” CPU tadi serta menghubungkan juga dengan Memory Controller.

Biru : Mewakili daripada komponen GPU terintregrasi didalamnya sudah berisikan komponen untuk mengolah 2D, 3D dan Multimedia. Dibangun berdasarkan GPU GFX Gen 8 yg secara fitur mirip dengan “Polaris” namun, tidak akan ditemui spesifikasi yg sama di desktop karena ini mmerupakan customisasi hasil kerjasama AMD dan Microsoft. Hadir dengan total 40 CU. Demi improvisasi yield, Microsoft memutuskan “mematikan” 1 buah Compute Unit.

Abu keunguan : Merupakan komponen “Compute Unit” yang berpasangan dengan “Texture Unit” merupakan “otak” grafis yang mengolah data mau itu berbentuk grafis atau compute (macam physic) sekalipun.

Abu polos : Merupakan komponen yang menjadi titik awal intruksi grafis masuk ke GPU sebelum diteruskan ke “Compute Unit” berisikan “Geometry Engine” untuk games, “ACE” untuk compute serta komponen lainya.

contoh geometry engine di “Hawaii” gpu

 Sekedar info tambahan, komponen inilah yang menjadi “juru kunci” dari performa DirectX 12 AMD yg baik. Dimana untuk API DirectX 11, masing2 komponen diatas berkerja sesuai porsinya, namun untuk DirectX 12, keduanya bisa berkerja sekaligus sehingga hasilnya performa gaming yang maximal, konten seperti Physic atau Lighting yg butuh compute yg dasyat bisa dapatkan performa lebih. Kombinasi keduanya dinamakan “Async Compute”.. tidak asing?.

Motherboard Xbox One X, terlihat Processornya dikelilingi GDDR5 VRAM

Merah : Terakhir adalah Memory Controller yang bertugas mengatur dari GDDR5 RAM yang digunakan untuk SoC, yup GDDR5 yg sama ada di Radeon RX 480. Dengan memory bus 384 bit dan total bandwith 326 GB/s membuat game bisa berjalan dengan dasyat. Microsoft hadirkan total 12 GB GDDR5 RAM dengan 9GB dialokasikan untuk Games  untuk konsumer dan 24 GB GDDR5 RAM untuk versi developer.

 

4K Video dan Game Streaming Dengan Encode dan Decode Unit Khusus

Untuk urusan multimedia seperti videp playback dan game streaming, produsen GPU terkini biasanya hadirkan sebuah “unit khusus” yang mengatur untuk kebutuhan tersebut, sehingga komponen GPU utama fokus untuk hal lain seperti game. AMD salah satunya hadirkan VCE (Video Codec Engine) dan UVD (Universal Video Decoding) untuk kebutuhan ini. 

Diagram GPU “Scorpio Engine” klik tuk perbesar

Namun sepertinya Xbox One ini agak berbeda. Terlihat dari slide yang dihadirkan menampilkan diagram daripada GPU. Terlihat disitu ada AMD VCE, namun VCE yang digunakan hanya mendukung FHD bukan yg terbaru yang ada di Polaris. Namun Microsoft hadirkan versi sendiri dengan nama “VCNA” dan “VCNB” untuk kebutuhan multimedia dengan support 4K@60Hz dan mendukung format digital terkini macam HEVC, H.264 dan VP9.

Entah kenapa menggunakan tiga sekaligus, namun satu hal yang pasti fitur rekam game atau game streaming 4K bisa dilakukan dengan lancar dengan adanya komponen diatas, karena terdedikasi dan komponen GPU utama (compute unit) fokus untuk game. termasuk video bisa nikmati hiburan video resolusi tinggi.

Walaupun SoC Tetap Butuh Southbridge

Soc Xbox One X hadirkan dukungan built in controller Ethernet, HDMI dan S/PIDF sedangkan untuk I/O sepertinya Microsoft harus menyediakan chip Southbridge tambahan konektivitas seperti USB 3.0, Wi-Fi HDD dsb.

 

Xbox One X akan tersedia ke pasaran secepatnya, berbagai developer tengah menyiapkan dukungan game terbaru atau update game yg ada untuk platform ini.

Referensi : Tomshardware, Arstechnica, AMD

Tags: Processor AMD Xbox Spesifikasi Processor XboX One X spesifikasi xbox one x spesifikasi xbox one x scorpio xbox one x soc spesification

author
Author: 

Sutama Tamasu is known as Indonesian IT Blogger and Hardware enthusiast. Sutama is also PC lover, using PC since kid. Sutama was known as anime lover. Sutama Waifu is Nana Iida from Rail Wars anime. iida san is cheerful person. She treats other people equally and kindly.

ada pertanyaan tentang artikel ini ?? silahkan ajukan lewat komentar :)