Categories: Tips & Trick

Info Jenis Ukuran Motherboard Pada Komputer PC

Info Jenis Ukuran Motherboard Pada Komputer PC

Motherboard sesuai namanya merupakan papan induk sirkuit yang ada pada komputer berbeda dengan alat elektronik lainnya, komputer sudah ada standar jenis dan ukurannya sendiri kali ini admin akan membahas tentang beberapa jenis ukuran motherboard yang ada di pasaran, jenis ukuran kami bagi menjadi dua jenis yakni:

  1. Jenis Ukuran Mainstream:  Sering dipakai oleh vendor motherboard dan serba guna.
  2. Jenis Ukuran Khusus: Umumnya hanya dipakai untuk kegiatan tertentu dan jarang dibuat oleh vendor motherboard.

Ukuran Motherboard Mainstream

 

1. Motherboard Berukuran ATX (Advance Technology eXtended)

Ukuran Motherboard ATX (Sumber: Gigabyte)

 

Pertama adalah ATX (Advance Technology eXtended) standar yang cukup lama ada semenjak era IBM PC Clone era hadir, umumnya dipakai untuk PC high-end dengan harga yang cukup mahal namun sebanding dengan fiturnya salah satunya bisa menampung hingga dua-empat vga card sekaligus.

Berikut ciri-ciri motherboard ATX:

  • Umumnya memiliki ukuran sekitaran PxL 12 × 9.6 inch (305 × 244 mm).
  • Sebagian besar mendukung hingga 4 slot RAM.
  • Mendukung teknologi multi vga card baik AMD CrossfireX maupun Nvidia SLI dengan tersedianya dua hingga empat slot PCIe.
  • Menampung hingga 2 slot PCIe M.2 untuk SSD tambahan.
  • Memiliki hingga 12 port atau lebih Port SATA3.
  • Sebagian besar menggunakan komponen kelistrikan (VRM) yang unggul dengan chipset dilengkapi heatsink besar atau bahkan kipas tambahan di bagian heatsink.
  • Cocok disandingkan dengan casing Full Tower

Cocok bagi anda yang menginginkan performa PC high-end dengan komponen yang berkualitas, tidak cocok bagi anda yang ingin punya PC kencang tapi dengan budget pas-pasan.

2. Motherboard Berukuran Micro ATX. 

Ukuran Motherboard Micro ATX (Sumber : ASUS)

Versi minimalis dari ATX yang diperuntukan bagi anda yang ingin membangun PC rakitan dengan budget lebih minim,, karena menyasar pasar menengah kebawah beberapa kelebihan yang ada pada Motherboard ATX disunat salah satu yang menonjol adalah sisa slot PCIe yang sebagian besar dikurangi hingga hanya ada satu unit saja.

Berikut ciri-ciri motherboard Micro ATX

  • Umumnya memiliki ukuran sekitaran PxL 12 × 9.6 in (305 × 244 mm).
  • Slot Memori RAM berjumlah 2 slot.
  • Umumnya kualitas komponen kelistrikan (VRM) yang tidak sebagus ATX bahkan ada yang tidak menggunakan heatsink pada VRM nya, jadi tidak direkomendasikan untuk menggunakan motherboard ini pada processor kelas atas begitupun juga dengan chipset hanya menggunakan heatsink passive seadanya saja.
  • Slot PCIe x16 umumnya hanya satu jadi hanya mendukung penggunaan single card, walaupun ada yang menggunakan dua slot tapi sangat jarang sekali.
  • Umumnya hanya tersedia empat slot SATA, walaupun beberapa ada yang menggunakan hingga 6 port.
  • Cocok disandingkan dengan casing Midle Tower.

Cocok bagi anda yang ingin membangun PC bertenaga dengan budget yang pas-pasan, tidak cocok bagi anda yang ingin membangun PC kelas atas dengan menggunakan processor kelas atas pula apabila anda salah satunya disarankan langsung membeli motherboard versi ATX.

3. Motherboard Berukuran Mini-ITX

Ukuran Motherboard Mini-ITX (Sumber: MSI)

Terdapat standar lainnya yakni Mini-ITX berbeda dengan ATX yang dirancang oleh Intel, Mini-ITX dirancang oleh Via Technology inilah kenapa dinamakan Mini-ITX bukan Mini ATX. Motherboard ini sangat cocok bagi anda yang ingin membangun home theater PC (HTTPC) untuk kebutuhan nonton film atau bermain game di televisi di rumah misalnya atau cocok untuk bagi anda yang tinggal di kost-kostan yang tidak banyak ruang.

Berikut adalah ciri-ciri motherboard Mini-ITX:

Related Post
  • Memiliki ukuran yang kecil rata-rata memiliki dimensi 12 x 13 inci.
  • Hanya memiliki dua slot RAM.
  • Hanya bisa dipasang satu slot PCIe x16 saja, tidak bisa ditambah.
  • BIsa dipasangkan dengan satu slot M.2 saja untuk SSD.
  • Umumnya hanya memiliki paling banyak empat port SATA.
  • Berbeda dengan mitos yang beredar walaupun ukuranya yang mini, namun Motherboard jenis ini memiliki komponen kelistrikan (VRM) yang bagus, hal ini dikarenakan motherboard ini saat dipasang ke casing sirkulasi udara akan lebih minim dibandingkan jenis ATX dan Micro ATX sehingga wajib hukumnya memiliki komponen yang lebih baik, inilah kenapa harga motherboard Mini-ITX pada mahal-mahal.
  • Cocok disandingkan dengan casing Mini Tower

Cocok bagi anda yang ingin membangun PC ringkas dengan sesuai kebutuhan anda, tidak cocok bagi anda yang ingin membangun PC dengan banyak konektivitas tambahan (macam menambah kartu grafis lagi untuk Nvidia SLI) dsb.

Ukuran Motherboard Yang Tidak Mainstream 

1 Standar Alternatif ATX: DTX dan BTX 

Motherboard BTX (Sumber: Wikipedia)

 

Terdapat beberapa standar alternatif yang muncul sebagai pengganti daripada standar ATX salah satunya adalah BTX yang dirancang sama oleh Intel, Motherboard ini agak sedikit lebar dan terdapat perubahan radikal yakni pada posisi PCIe ada di sisi bagian atas port I?O dan processor berpindah ke sisi kanan dan posisi RAM tepat di bawah socket. Hal ini sempat jadi pilihan utama Intel untuk komputer selanjutnya dikarenakan Pentium 4 saat itu yang terlalu panas sebelum akhirnya dibatalkan dan kembali ke ATX dikarenakan Intel fokuskan ke processor low power ke depanya (Intel Core Series). 

Motherboard DTX (Sumber: ECS)

Ada standar lain yang dibuat oleh AMD yakni DTX, beda dengan BTX untuk DTX tidak banyak perubahan bentuknya nyaris seperti motherboard Micro ATX namun sedikit lebih pendek, standar DTX masih digunakan hingga saat ini untuk motherboard murah ECS dan Asrock termasuk yang paling banyak membuat motherboard dengan ukuran seperti ini untuk motherboard low-end miliknya. 

2. High Performance Computing (HPC) : eATX (Extended ATX), XL-ATX (Extra Large ATX) dan HPC-ATX (HPTX) 

Sumber: EVGA

Motherboard ini jarang ditemui di pasaran karena menargetkan pangsa pasar High Performance Computing (HPC) yang biasa diisi oleh komputer yang umumnya dipakai untuk bekerja seperti Workstation, Render farming, Office Server dsb, ukurannya lebih besar daripada ATX yakni E-ATX, XL-ATX dan HPTX.

Motherboard XL-ATX Sumber: Gigabyte

Salah satu versi yakni XL-ATX sekarang ini umum digunakan pada processor kelas antusias dari AMD yakni Threadripper dan Intel yakni Intel Core i Extreme Series, salah satu chipset yang pakai yakni TRX 40.

3. Embedded Computing: Nano-ITX, Pico-ITX, Mobile-ITX & 4×4 

Komparasi ITX Motherboard (Sumber : Wikipedia)

Embedded Computing mungkin jarang kita dengar namun ada di sekeliling kita, seperti mesin ATM, mesin parkir otomatis dan mesin kasino gaming mesin-mesin tersebut terdapat komputer di dalamnya, beragam jenis ukuran motherboard untuk segmen ini dari VIA technologies sendiri merancang 3 jenis ukuran Nano-ITX, Pico-ITX dan Mobile-ITX. 

Motherboard 4×4 (Sumber Sapphire)

Sedangkan dari Intel dan AMD sendiri hadir dengan 4×4 sesuai namanya motherboard berukuran 4×4 inch ini bentuknya hampir mirip dengan Mini-ITX namun dengan minus slot PCIe, umumnya mengandalkan processor berjenis SoC (System on Chip) yang sudah terintegrasi dengan chipset dan GPU jadi tidak butuh vga card tambahan. 

Sekian info dari kami, semoga bermanfaat apabila ada yang ingin mengutip harap sertakan sumber. 

Sutama Tamasu

Sutama Tamasu is known as Indonesian IT Blogger and Hardware enthusiast. Sutama is also PC lover, using PC since kid. Sutama was known as anime lover. Sutama Waifu is Nana Iida from Rail Wars anime. iida san is cheerful person. She treats other people equally and kindly.

Disqus Comments Loading...