Info Processor AMD RYZEN APU Kombinasi “Zen” dan Radeon Vega untuk Laptop Tipis

Amerika Serikat : 25 Oktober 2017

AMD hadirkan sebuah processor terbaru RYZEN APU Kombinasi “Zen” dan Radeon Vega untuk Laptop Tipis.

AMD sebelumnya seperti yang kita ketahui telah hadirkan arsitektur terbaru bernama “Zen” yang hadirkan performa/watt yang cukup signifikan serta hadirkan performa yang bersaing dengan pesaingnya Intel.

Mulai dari RYZEN biasa, RYZEN Threadripper untuk workstation hingga AMD EPYC sama-sama cukup hadirkan gebrakan pasar dengan kinerja yang bersaing namun dengan harga yang kompetitif.

AMD juga melalui divisi grafisnya yakni Radeon Technology Group juga mencoba hal yang sama dengan Radeon RX Vega, walau tidak se-sukses divisi CPU, AMD hadirkan cukup banyak perhatian antusias pada Radeon Pro WX 9100 dan Radeon Vega FE untuk workstation.

 

AMD RYZEN with Radeon Vega Graphics Sambut APU Tergahar untuk Laptop

Seperti tradisi tahunan yang ada, AMD hadirkan processor APU nya kembali. Processor AMD APU dengan nama resmi RYZEN Processor with Radeon Vega Graphics gabungkan teknologi processor terkini dengan teknologi grafis terkini. Dalam hal ini RYZEN dengan Vega dalam satu buah Processor.

AMD RYZEN APU terbaru ini hadir dengan komposisi sebagai berikut :

  1. CPU : 4 Core 8 Thread “Zen” CPU dengan berbasiskan 1 buah CCX (Core Control Unit) dengan 6MB L3 Cache
  2. Grafis : Up to 10 Compute Unit “Vega” GPU dengan berbasiskan 1 Buah Compute Engine.
  3. Hub : Infinity Fabric menggantikan peran “Northbridge” untuk menghubungkan berbagai komponen didukung teknologi AI yang mengatur suhu dan power dari berbagai komponen.
  4. Multimedia : Hadirkan Multimedia Engine mendukung 4K@60 FPS HEVC dan VP9 Encode dan Decode.
  5. Display Engine : Hadirkan dukungan display Full HD 1080p untuk Display Internal dan 4K untuk External display (melalui HDMI/Display port) serta mendukung HDR dan FreeSync.
  6. Berbasis SoC (System on Chip) : Hadir dengan dukungan native USB 3.0, 2.0 dan SSD M.2 tidak butuh chipset tambahan.

Seri Processor RYZEN APU

AMD hadirkan 2 seri processor AMD RYZEN APU untuk laptop. Keduanya hadir dengan TDP default 15W namun mendukung opsi cTDP. Jadinya nanti vendor bisa memilih mau dijadikan 9W untuk ultrathin (sebutan laptop tipis ala ultrabook AMD) dan  tablet 2 in 1 ? atau 25W untuk laptop gaming? Atau 15W untuk notebook mainstream? Processor ini bisa flexible untuk diaplikasikan dimana saja. 

Berdasarkan tanya jawab yang mimin ketahui, AMD berencana hadirkan beberapa laptop berbasis ultrathin saja di akhir tahun ini (salah satu seri akan di perlihatkan di akhir artikel), untuk notebook mainstream akan hadir di tahun 2018 bertepatan dengan acara CES 2018.

CPU : Tetap“Zen” Core dengan New AMD SenseMI

AMD tetap menggunakan “Zen” Core yang juga ada pada RYZEN pertama. Namun, terdapat update fitur yang ada pada AMD SenseMI yakni AMD Precision Boost 2 serta Mobile XFR yang membedakan dengan RYZEN pada PC desktop. Jadi kita bisa sebut “Zen” disini sebagai “Zen Refresh”

Beberapa waktu yang lalu sedang heboh-hebohnya masalah MCE yakni fitur “turbo-boost” otomatis di processor Intel yg hadirkan peningkatan performa Multi-Core, sepertinya ini adalah jawaban tidak langsung dari AMD. Berbeda dengan Intel yang serahkan hal tersebut ke vendor mobo. AMD hadirkan peningkatan “turbo clock” pada RYZEN sehingga kini semua Core yang ada bisa mendapatkan “turbo clock” tambahan yang berguna tingkatkan kinerja.

Improvisasi ini bermanfaat tidak hanya untuk aktivitas sehari-hari bahkan saat gaming sekalipun yang sebelumnya, “turbo clock” ini hanya aktif di aplikasi yang menggunakan 2 Core. “turbo clock” juga ini tidak memakan daya besar, karena menyesuaikan dengan TDP.

Sedangkan untuk aplikasi yang membutuhkan performa single thread penuh, AMD sediakan “Mobile XFR” adalah versi laptop dari AMD XFR yang ada pada processor AMD RYZEN. mXFR AMD sebutkan tidak hadir di semua laptop yang ada pada RYZEN APU. Ini bergantung kepada vendor yang membuat, karena Clock tambahan dari XFR sepenuhnya bergantung kepada kinerja pendingin.

Grafis : Nama Baru Berbasiskan Arsitektur Vega

Berbeda dengan sebelumnya, AMD hadirkan nama baru untuk grafis terintregrasi. Apabila sebelumnya hanya memakakai 2 seri tanpa nomor seri yg membingungkan pengguna yakni:

R7 : Vga intregrasi untuk A10, A12 dan AMD FX APU (laptop)

R5 : Vga intregrasi untuk A8, A9, A10 dan E Series.

R3 : Vga intregrasi untuk E Series.

Dikatakan membingungkan, karena untuk user awam, akan menyangka grafis antara APU A10 dan AMD FX sama. padahal spesifikasinya beda, Sekarang AMD hadirkan nama berdasarkan nama Arsitektur dan Compute Unit, yakni sebagai berikut :

Radeon [Nama Arsitektur] + [Jumlah “Next Compute Unit”]

Contoh : Radeon™ Vega 8. grafis terintregrasi ini memiliki 8 “Next Compute Unit”

Gambar “NCU” sebutan untuk “Core” dari grafis Radeon Vega

Sebagai penjelasan, Compute Unit adalah sebutan untuk “otak inti” grafis dari Radeon. Satu Compute Unit terdiri dari 64 Stream Processor Unit yg bertugas mengolah data dan intruksi. di arsitektur Vega ini, AMD hadirkan perombakan terutama disisi komputasi sehingga hadirkan sebutan “Next Compute Unit”.

Multimedia : Mendukung 4K HEVC dan VP9 dan Freesync 2 HDR

AMD Hadirkan blok khusus bernama VCE (Encoding) dan UVD (Decoding) yang kini diupdate agar mendukung video 4K@60 FPS

Serta mendukung display internal hingga FHD 1080 @120Hz + FreeSync 2 HDR serta mendukung display external hingga resolusi 4K @60 FPS + FreeSync 2 HDR  

AMD Matikan Dual Graphics dan Mendukung Vga Tambahan AMD Radeon RX atau Nvidia Geforce

Sama hanya dengan kartu grafis Radeon RX Vega, AMD juga mematikan dukungan AMD CrossfireX di RYZEN APU yang untuk laptop lebih familiar dengan sebutan AMD Dual Graphics yang menggabungkan kinerja grafis internal dengan vga add-ons Radeon yang di dukung. 

AMD RYZEN APU juga secara resmi mendukung kartu grafis add-ons Nvidia Geforce dan Radeon RX. saat dipasangkan dengan vga add-ons keduanya dalam keadaan default akan sama seperti layaknya laptop Intel HD + Geforce, grafis Vega yang ada di RYZEN akan dipakai untuk penggunaan idle, sedangkan vga geforce/radeon rx lah yang berperan sebagai vga yang digunakan untuk render game berat. 

Namun, beruntung dengan adanya fitur Explicit Multi Adapter di DirectX 12 API, game berbasis DirectX 12 bisa memanfaatkan kombinasi kinerja kedua grafis (internal/add-ons) layaknya seperti CrossfireX/SLI sebelumnya bahkan berbeda vendor sekalipun (Geforce). anda tidak akan menemukan fitur ini secara default, karena untuk dukungan ini berbeda dengan yang ada pada Crossfire/SLI yang ditentukan oleh driver, dukungan ini diatur langsung oleh developer game. 

Klik halaman selanjutnya untuk melihat performa RYZEN APU 

Tags: APU RYZEN notebook rilis RYZEN APU RYZEN APU untuk laptop RYZEN APU untuk Notebook RYZEN with Vega

author
Author: 
Sutama Tamasu is known as Indonesian IT Blogger and Hardware enthusiast. Sutama is also PC lover, using PC since kid. Sutama was known as anime lover. Sutama Waifu is Nana Iida from Rail Wars anime. iida san is cheerful person. She treats other people equally and kindly.
  1. HP Rilis Ultrathin Convertible ENVY x360 15 dengan RYZEN Mobile APU - Blog Komputer dan Teknologi3 weeks agoReply

    […] Dengan dirilisnya Processor AMD RYZEN APU With Radeon Vega (info lengkapnya bisa dilihat disini : https://www.sutamatamasu.com/info-processor-amd-ryzen-apu-kombinasi-zen-dan-radeon-vega-untuk-laptop… […]

ada pertanyaan tentang artikel ini ?? silahkan ajukan lewat komentar :)