Inilah Alasan Kenapa Monitor AMD FreeSync Punya Harga Lebih Murah

AMD sebagai salah satu perusahaan dibalik kartu grafis Radeon ini menghadirkan banyak fitur yang menunjang untuk pengalaman gaming jadi lebih baik, salah satunya adalah fitur AMD FreeSync. Sebagaimana yang pembaca ketahui monitor yang mendukung AMD FreeSync memiliki harga yang lebih murah dibandingkan solusi yang ditawarkan oleh kompetitor Nvidia yakni Nvidia G-Sync dengan fungsi yang sama yakni meminimalisir dampak stuttering dan tearing agar gaming lebih mulus. 

Pasti dari anda penasaran kenapa monitor berbasis teknologi FreeSync menjadi lebih murah? yuk kita bahas pada artikel berikut: 

1. Mendapatkan Dukungan VESA, Jadikan Bebas Royalti 

klik untuk perbesar

Teknologi AMD FreeSync merupakan adaptasi dari Adaptive Sync yang merupakan fitur Variable Refresh Rate rancangan VESA, lembaga non profit dibalik standar display ternama seperti Display Port. Singkatnya AMD berdasarkan basis Adaptive Sync tersebut inilah kenapa vendor bisa menggunakanya dengan bebas biaya royalti, AMD mengembangkan Adaptive Sync menjadi lebih baik lagi seperti menambahkan dukungan koneksi HDMI (awalnya hanya Display Port), tingkatkan range refresh rate hingga tentu saja promosikan ke lebih banyak vendor menjadi AMD FreeSync. 

2. Tidak Butuh Modul Tambahan, Berkat Dapatkan Dukungan Dari Produsen Chipset 

Diagram singkat komponen monitor

Sebelum kita membahas lebih lanjut kita bahas sedikit isi monitor apa aja sih, secara sederhana terdapat empat komponen utama :

  1. Panel display
  2. Chipset Scaler
  3. Power Supply Unit
  4. Audio (Tidak semua ada).

Chipset Scaler Merk Novatek

Saya yakin semua dah pada tahu fungsi komponen di atas kecuali Scaler, komponen ini berbentuk chipset dan memiliki fungsi sangat penting ibarat seperti SoC smartphone atau processornya PC. Mulai dari tugas utama merubah sinyal digital dari kartu grafis agar bisa tampil ke layar LCD, pengaturan OSD monitor, audio hingga termasuk memproses fitur Variable Refresh Rate tersebut.

Cara AMD = Adakan Kerjasama dengan Produsen Scaler

Cara Nvidia = Buat Komponen Scaler Sendiri (G-Sync Module)

Dalam menghadirkan fitur Variable Refresh Rate (VRR), AMD dan Nvidia punya jalan masing-masing, AMD dengan FreeSync memilih jalan untuk mendekati produsen chipset scaler (Mediatek/MStar, Novatek dan Realtek) yang biasa digunakan beragam monitor. Nvidia memilih jalan lain yakni menggunakan apa yang sering disebut sebagai “G-Sync module” ini tidak lain sebagai chipset scaler rancangan Nvidia sendiri karena hal inilah monitor G-Sync lebih mahal dibandingkan FreeSync karena produsen monitor harus membeli modul scaler tambahan, sedangkan AMD FreeSync hanya membutuhkan chipset scaler yang telah mendukung fitur Variable Refresh Rate (VRR) saja agar bisa aktif.

Berkat Keunggulannya Membuat Adaptive Sync Diadopsi Produsen Lain 

Bebas royalti, komponen (chipset scaler) sudah didukung industri, dukungan vendor monitor lebih banyak dsb membuat dua produsen grafis yakni Nvidia dan Intel tertarik juga untuk menggunakan standar tersebut, Nvidia meluncurkan program G-Sync Compatible yang memungkinkan setiap monitor AMD FreeSync untuk didukung oleh kartu grafis Nvidia Geforce (GTX 10/RTX 20 terbaru). Pastinya tidak seperti AMD yang sudah matang driver dan persiapan lainnya, Nvidia menemukan masih banyak monitor yang belum dukung dengan sempurna, tentu kedepannya pasti akan lebih baik.

Intel juga menghadirkan ketertarikannya dengan fitur tersebut untuk hadir pada IGP Intel Core 10th Gen “IceLake” namun belum ada info resmi lebih lanjut selain penamaanya yang memakai standar VESA yakni Adaptive Sync. Sekian informasi dari saya semoga bermanfaat.

Tags: Adaptive Sync AMD freesync amd radeon G-Sync G-Sync Compatible nvidia geforce Variable Refresh Rate

author
Author: 
Sutama Tamasu is known as Indonesian IT Blogger and Hardware enthusiast. Sutama is also PC lover, using PC since kid. Sutama was known as anime lover. Sutama Waifu is Nana Iida from Rail Wars anime. iida san is cheerful person. She treats other people equally and kindly.

ada pertanyaan tentang artikel ini ?? silahkan ajukan lewat komentar :)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.