(Part 2) Penjelasan Singkat Tentang Beberapa Settingan Game di Driver AMD Radeon Setting

(Part 2) Penjelasan Singkat Tentang Beberapa Settingan Game di Driver AMD Radeon Setting

 
AMD Radeon Setting adalah tampilan GUI (Graphics User Interface) untuk drvier AMD. tidak hanya berisikan driver utama juga tapi hadirkan banyak fitur. admin akan coba bahas beberapa fitur yang ada pada tab “Gaming” dengan lengkap, tentu admin tidak bahas WattMan (karena teermasuk membahas Overclocking serta tidak membahas performance metric yang merupakan bagian dari Radeon Relive yang hadir pada bagian tab berbeda.
 

Contoh setting yang admin pakai.

 
Admin sangat merekomendasikan untuk membaca part 1 terlebih dahulu, admin membahas beberapa setting (Anti-aliansing mode, anti-aliansing method, Morphological filtering, AF Mode dan Texture filtering) pada bab 1 yang bisa anda lihat pada: https://www.sutamatamasu.com/part-1-penjelasan-singkat-tentang-beberapa-settingan-game-di-driver-amd-radeon-setting/
 
Sekarang, admin akan bahas pembahasan selanjutnya, sama seperti sebelumnya admin akan membuatnya seringkas mungkin. berikut penjelasanya:
 

1. Surface Format Optimization 

– Default : On.

– Rekomendasi : On

Penjelasan: Setting ini sudah lama sejak jaman ATI, digunakan untuk game DirectX 9, dengan mengaktifkan fitur ini, game berbasis DX 9 jadul akan mendapatkan dukungan pengolahan FP16 dibandingkan FP11 yang biasa digunakan, hadirkan sedikit pengurangan kualitas grafis. namun hadirkan penaikan FPS hingga 1-5 FPS dalam game DirectX 9 lawas. direkomendasikan aktifkan mengingat beberapa game masih ada yang memakai DirectX 9.

 

2.Wait for Vertical Refresh (V-Sync)

Default : Off, Unless Specific Application

Rekomendasi 1 (Default) : On, Unless Specific Application.

– Rekomendasi 2 (Game Berat, Low FPS) : Enhanced Sync.

– Rekomendasi 3 (Pengguna FreeSync) : Enhanced Sync.

Rekomendasi 1 (Default) : On, Unless Specific Application.

Simulasi Double Buffering

Penjelasan: Wait for Vertical Refresh, mungkin agak asing, tapi bagaimana kalau saya sebut V-Sync??  sebagian pengguna sudah tidak asing, Wait for Vertical Refresh adalah nama lain dari V-Sync namun untuk Open-GL.  jadi, default pilihanya adalah On, Unless spesific Application.  kenapa di ON? tentu karena V-Sync bertugas mencegah tearing. tearing adalah kondisi dimana layar muncul gambar patah-patah. ini terjadi akibat dari method yang dinamakan Double Buffering yg umumnya ada pada game. proses ini seperti yang dijelaskan oleh Anandtech, dimana secara default, saat GPU akan mengirimkan gambar, gambar harus menunggu terlebih dahulu di Back Buffer, karena terdapat gambar pertama yakni di Font Buffer yang akan tampil di layar utama. setelah Font Buffer selesai, maka sistem akan merubah nama font buffer menjadi nama dari back buffer, dan back buffer pindah posisi ke font buffer, proses ini dinamakan “Swap”.

Proses Swap inilah yang mengakibatkan yang namanya gejala “Tearing”, biasa terjadi pada FPS tinggi, terjadi karena proses Swap yang tidak sinkron tadi. untuk itulah ada V-sync, yang dimana sistem akan menunggu layar sampai benar-benar siap menampilkan gambar penuh, barulah terjadi proses swap. untuk V-Sync ini menyesuaikan dengan kondisi refresh rate layar. (umumnya adalah 60 Hz). Wait for vertical refresh adalah nama lain dari V-Sync untuk OpenGL.

Rekomendasi 2 (Game Berat, Low FPS) : Enhanced Sync

Bagi anda yang “Memaksakan” PC kentang anda untuk memainkan game berat, ini adalah mungkin bisa jadi fitur favorit. karena sejatinya V-Sync yang saya jelaskan diatas hanya bermanfaat bagi PC dengan spek tinggi yang bisa memainkan game diatas refresh rate (Diatas 60 FPS). bagi pengguna PC Kentang yang hanya 30 FPS kebawah dengan mengaktifkan V-Sync akan mendapatkan gejala masalah… yakni respontime lebih lambat, karena sesuai yg saya jelaskan, sistem harus “menunggu” untuk agar proses swap bisa berjalan lancar, jikalau Frame rate 60 FPS tidak akan berasa.. namun jikalau dibawah 30 FPS akan berasa sekali lambatnya atau biasa disebut “Stuttering”. 

Bagaimana kalo dimatikan? tidak akan mengurangi masalah, karena  game terasa lebih responsif. tapi tearing akan muncul.

Inilah kenapa, AMD hadirkan methode yang bernama  Enhance Sync. Dengan adanya fitur ini, AMD hadirkan “Back Buffer” tambahan, sehingga saat back buffer pertama lakukan proses “Swap”, Back buffer 2 bisa tampung gambar dari gambar yang ada di vga. Al hasil, game yang dimainkan akan minim stutter dan tearing juga akan tetap minim (walau tidak lebih baik dari V-Sync).

Contoh aktivasi Enhance Sync pada game

Enhance Sync sangat bermanfaat bagi game berat yang di PC anda tidak mendapatkan FPS dengan baik (Contoh kalau sekarang, AC:Origin).. jadi walau tidak menambah FPS, namun game yang dimainkan akan lebih sedikit smooth. karena lebih minim sutter dibanding memakai V-Sync. (Catatan : V-Sync harus dimatikan dalam game dan juga aktivasi via game harus diaktifkan seperti contoh gambar diatas).

Rekomendasi 3 (Pengguna Monitor FreeSync) : Enhanced Sync

Sebelum AMD Enhanced Sync ada, AMD hadirkan fitur bernama AMD FreeSync, fitur ini berkerja untuk mengurangi tearing dan stuttering dalam game dengan bantuan alat scaling tertentu (Info : https://www.amd.com/en-us/press-releases/Pages/support-for-freesync-2014sep18.aspx ) pada monitor yg didukung. namun, hanya berkerja pada monitor refresh rate tinggi (75 Hz keatas), game yang dibawah dari range yang diadopsi FreeSync pun tidak terkena dampak. untuk itu,  Bagi pengguna monitor FreeSync, diwajibkan untuk mengaktifkan fitur Enhanced Sync (dan matikan V-Sync), agar manfaat Enhanced Sync yakni minimalkan sutter dan juga tearing pada framerate rendah, bisa digunakan.

3. OpenGL Triple Buffering

– Default : On.

– Rekomendasi : On

Fitur ini adalah versi lain dari “Enhanced Sync” prinsip sama untuk minimalkan stutter dan mencegah tearing, namun… hanya berkerja pada game berbasis OpenGL saja (Berbanding terbalik dengan Enhance Sync yang support DirectX 9-12 dan Vulkan namun tidak berkerja pada OpenGL). ada kemungkinan fitur Enhanced Sync terinspirasi dari fitur ini.

4. Shader Cache 

– Default : On.

– Rekomendasi :

A. On (jika memiliki SSD serta OS dan driver terinstall di SSD)

B. Off (Jika memiliki HDD serta OS dan driver terinstall di HDD). 

Shader merupakan bahasa pemograman yang digunakan untuk shading dalam game (memproduksi efek2 dan cahaya), Shader cache, berfungsi untuk meminimalisir beban CPU (processor) dalam mencompile shader dengan hadirkan penyimpanan sementara (Cache). didalam media penyimpanan (SSD/HDD). Admin menyarankan untuk diaktifkan, apabila anda menggunakan SSD karena memiliki transfer data yang cepat, mengingat data shader di transfer dari Ram ke SSD dan balik lagi ke Ram.. jikalau anda menggunakan HDD, admin sarankan untuk OFF, karena akan menyebabkan stuttering akibat lambatnya proses copy data shader dari Ram ke HDD tersebut… beberapa gamer merasakan dampak manfaat aktifkan shader cache pada game misal Crysis menjadi sedikit  lebih responsif.

5. Tesselation Mode 

– Default : AMD Optimized.

– Rekomendasi : AMD Optimized.

Tesselation adalah fitur yang baru hadir di DirectX 10.1 sampai sekarang, berfungsi untuk memperbagus texture tertentu seperti genteng, jalanan, jubah dsb menjadi lebih realistis.

Admin rekomendasikan untuk hadirkan fitur ini kedalam mode default (AMD Optimized). dikarenakan beberapa game ada yang menyertakan optimalisasi untuk tesselation dari AMD khususnya yang bergabung kedalam program GPUOpen seperti FarCry 5, anda juga lebih disarankan merubah level tesselation di dalam game saja, seperti contoh gambar diatas. mengingat tesselation ini cukup memakan FPS yang cukup banyak, memaksakan ke level tertentu akan bebani vga card dan buat drop FPS lebih parah. jadi wajib setting dalam game.

Klik halaman selanjutnya untuk lanjutan part 3 : https://www.sutamatamasu.com/part-3-penjelasan-singkat-tentang-beberapa-settingan-game-di-driver-amd-radeon-setting/

Tags: Settingan Driver AMD Radeon Settingan Game

author
Author: 
Sutama Tamasu is known as Indonesian IT Blogger and Hardware enthusiast. Sutama is also PC lover, using PC since kid. Sutama was known as anime lover. Sutama Waifu is Nana Iida from Rail Wars anime. iida san is cheerful person. She treats other people equally and kindly.

ada pertanyaan tentang artikel ini ?? silahkan ajukan lewat komentar :)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.