Review ASUS X550IU Notebook Gaming Radeon RX 460 Pertama Hadir dengan Tampilan Sederhana

 

Penjelasan tentang AMD Enduro/Swictable Graphics + Test

Video tentang Penjelasan Singkat mengenai fitur AMD Enduro

Berbicara masalah grafis, sesuai dengan apa yang saya sebutkan sebelumnya. AMD APU FX hadir dengan grafis Radeon R7 Graphics yang hadir dengan 8 Core grafis. Dengan teknologi power saving AMD Enduro/Swictable Graphics grafis internal yang ada di AMD APU akan tetap aktif dan akan otomatis digunakan apabila sedang menggunakan aplikasi harian seperti browsing, menonton “Video” edit dokumen dsb.

 

Itulah mengapa, di DXDIAG dan Game pada umumnya akan terdeteksi Radeon R7 bukan RX 460, mimin sarankan untuk melihat grafis apa yang dipakai oleh Notebook untuk jangan melihatnya melalui DXDIAG, mimin rekomendasikan menggunakan aplikasi GPU-Z atau lebih baik lagi menggunakan Radeon Setting. 

Diagram singkat mengenai proses pemilihan grafis saat gaming

Untuk singkatnya bagaimana mekanisme kinerjanya mimin sudah buatkan flowchart sederhana diatas. Jadi secara sederhana walaupun game yang dimainkan mendeteksi kartu grafis Radon IGP seandainya sudah dilakukan setting High-Performance, maka kartu grafis di “latar belakang” lah yang digunakan. Jadi sistem AMD Enduro bukanlah merubah secara paksa penggunaan grafis, melainkan mengatur penggunaan aplikasi untuk menggunakan kartu grafis apa. 

Test Sederhana Menggunakan GPU-Z

Posisi Notebook X550IU saat dalam keadaan IDLE, RX 460 terlihat dalam keadaan IDLE

Sedangkan untuk test sederhana untuk pembuktianya, mimin menggunakan sebuah aplikasi GPU-Z. Yang bisa kamu lihat di gambar diatas, posisi diatas saat dalam keadaan idle beberapa tampilan seperti GPU Clock, Memory Clock, Texture Filrate, Pixel Rate, dan Bandwith (Memory) munculkan indikator N/A. Begitupun saat melihat ke tab sensor yang ada, tidak ada aktivitas sama sekali yang ditunjukan oleh Radeon RX 460.

Keadaan berubah saat mencoba untuk menggunakan render test bawaan dari aplikasi GPU-Z, tampilan seperti GPU Clock, Memory Clock, Texture Filrate, Pixel Rate, dan Bandwith (Memory) yang sebelumnya munculkan indikator N/A, sekarang hadirkan angka-angka. Dikarenakan saat muncul aplikasi berat RX 460 yang digunakan, sedangkan untuk komponen grafis internal akan dalam posisi idle.

 

Begitupun dengan sensor bawaan GPU-Z mendeteksi GPU Clock dan Memory Clock yang ada berjalan dalam mode default Clock saat dalam pengujian menggunakan render 3D GPU-Z.

Tutorial Cara Aktifkan Mode High-Performance di AMD Enduro/Switchable Graphics

 

 

FAQ (Pertanyaan yang sering diajukan) : 

Q : Min, Game gw ini kan ringan kok patah-patah ya, padahal udah diset ke High-Performance ?? 

A : Mimin sarankan, untuk mencoba cek kembali. pastikan pengaturan “Global Setting” dengan “Application Setting” pas, dengan game yang kamu jalankan. berikut adalah tabel yang direkomendasikan dari AMD yang mimin kutip dari GPUOpen.

Q:  Min, Game yang saya mainkan kok cuma mendeteksi Radeon R7 Graphics ya, padahal udah diset ke High-Performance? 

A : Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, Game akan tetap mendeteksi Radeon R7 Graphics sebagai graphics utama, dikarenakan display utama untuk sistem berasal dari APU. walaupun begitu asalkan sudah diatur High-Performance, game tersebut akan tetap mulus dan menggunakan kinerja grafis RX 460. dikarenakan RX 460 berjalan di latar belakang dan Radeon R7 akan otomatis idle. harap perhatikan test GPU-Z yang saya berikan diatas untuk gambaran sederhananya dan test game yang akan saya lakukan di halaman selanjutnya. 

Q : Min game yang saya mainkan sudah di high-performance, tapi kok tetap lag?  berbeda dengan notebook lain dengan kombinasi Intel + Radeon atau Intel + Nvidia? 

A : Ada banyak kemungkinan kenapa performa game bisa bermasalah, namun kalau merujuk kepada masalah AMD Enduro/Switchable graphics. ini bukan salah AMD/Radeon. melain karena gamenya. berdasarkan pantauan mimin di grup. game yang umumnya bermasalah adalah game yang tidak jauh seperti : 

– Point Blank
– Ayo Dance
– Dragon Nest
– Naruto
– PES
–  GTA 5 (Pak tani)
–  CS Indonesia.
– CrossFire
dsb.

Umumnya di isi oleh game online local atau game bajakan yang tidak terupdate. sekedar informasi, game-game diatas sebagian besar umumnya masih memakai DirectX9 sebagai basis grafis game. sedangkan notebook sekarang sudah pada beralih ke DirectX 11 bahkan DirectX 12. apalagi ditambah sebagian user memakai Windows 10 yang membuat masalah kompabilitas dengan game-game diatas. belum lagi developer diatas tidak peduli dengan optimalisasi hardware baru termasuk fitur AMD Enduro ini. anda bisa lihat contoh yang ada pada video gameplay PES 2016, Radeon RX 460 terlihat “idle” padahal sudah di high-performance. berbeda dengan game lain yang bisa anda lihat di halaman selanjutnya (game test), semuanya RX460 menggunakan kondisi load

Jadi mimin sarankan daripada berkutat kepada game diatas, sebaiknya beralih kepada game lain yang memiliki optimalisasi hardware denga baik. beberapa diantaranya.

  • DOTA 2
  • CS : GO
  • FIFA
  • Battlefield
  • PUBG (jika memungkinkan)
  • Tekken
  • Honey Select
  • dsb.   

Pastikan game-game tersebut sudah mendapatkan update terkini. mimin yakin masalah ini tidak akan terjadi atau terkurangi. 

Q : Min, gw maunya main game PB gak mau tahu, harus lancar 100 FPS !!!

A : Kalau mau game tersebut lancar dengan FPS tinggi, silahkan ajukan petisi developer agar mau adopsi teknologi game terkini dan optimalisasi hardware PC terkini. minimal mau adopsi teknologi AMD Enduro dengan baik, berikut adalah link dukungan developer untuk fitur AMD Enduro yang bisa kamu ajukan  (cukup copas link saja dan kirim ke technical support game tersebut) agar tidak masalah dengan AMD Enduro berikut :

http://gpuopen.com/amdpowerxpressrequesthighperformance/

Klik halaman selanjutnya untuk info tentang fitur AMD HSA.

Tags: Notebook Gaming Notebook Gaming Radeon RX 460 Review ASUS X550IU

author
Author: 

Sutama Tamasu is known as Indonesian IT Blogger and Hardware enthusiast. Sutama is also PC lover, using PC since kid. Sutama was known as anime lover. Sutama Waifu is Nana Iida from Rail Wars anime. iida san is cheerful person. She treats other people equally and kindly.

  1. author

    Hafidhu Nalendra3 months agoReply

    Waaaw sepuluh juta…. Nunggu adsense setahun dulu mungkin baru kebeli… Hehe nice info nih mas…

    • author

      Sutama Tamasu (Author)3 months agoReply

      Wah blogger juga nih. Semoga sukses adsense nya mas. Thx dah berkunjung 🙂

ada pertanyaan tentang artikel ini ?? silahkan ajukan lewat komentar :)