Categories: Tips & Trick

Tutorial MPC-HC 2021 Hadir Dengan Developer Baru, Kualitas Sama Bagusnya

MPC-HC: Media Player Alternatif Begini Tips Cara Settingnya

Media-HC (dulunya bernama Media Player Classic) merupakan perangkat lunak terkenal hadir sejak 2003 awalnya dirancang oleh Gabest senior di forum multimedia Doom9 sampai akhirnya diserahkan ke komunitas di https://mpc-hc.org/, namun sayang sekali karena sepi peminat akhirnya sempat vakum tahun 2017. Kabar baiknya ada seorang developer senior clsid sering aktif di forum Doom9 yang mengambil alih proyek sampai berkembang sekarang. Berbeda dengan fork MPC-BE banyak perbedaan untuk MPC-HC versi clsid hanya melanjutkan pengembangan sebelumnya. 

Karena bersifat melanjutkan MPC-HC versi clsid tidak hadir melalui web resmi https://mpc-hc.org/ melainkan hadir dengan rumah baru yang bisa anda unduh pada forum Doom9 atau Github.

NB: Saya tidak menyarankan untuk menggunakan codec-pack (seperti K-Lite) yang kawinkan MPC-HC dengan software tambahan, selain menggunakan memory berlebih, terkadang hal tersebut juga mengganggu media player lain yang ada pada video editor maupun browser, jadi apabila telah install media pack silahkan hapus dan download MPC-HC saja sudah cukup.  

Kenapa Harus MPC-HC, Apa Kelebihan Dari Media Player Lainnya?

Setiap media player memiliki kelebihan dan kekurangan admin sendiri memilih MPC-HC sebagai media player utama karena MPC-HC paling sederhana, player serba bisa video? bisa, audio? bisa, DVD player? bisa, siaran TV digital? (via TV tuner)? juga bisa dan banyak tweak yang bisa membuat tampilan video/audio jadi lebih baik. Admin sudah membuat tentang MPC-HC sebelumnya namun kini membuat versi terbaru karena sudah beda developer terdapat banyak fitur baru. 

Apa Yang Harus Dilakukan Setelah Selesai Install? 

Admin sarankan agar tampilan video jadi optimal disarankan untuk merubah setting driver vga tidak ribet hanya sedikit saja yang dirubah, berikut lengkapnya: 

  • Geforce: Buka Nvidia Control Panel tuju ke bagian Adjust video color setting dan pada bagian color adjustment bagian atas tuju ke bagian tab advanced ubah dynamic range dari “limited (16-235)” ke “full (0-255)”, setelah itu pindah ke opsi bagian adjust video image setting pada bagian Edge enhancement dan Noise reduction ubah ke “use Nvidia setting” dan pada bagian Deinterlance aktifkan dengan klik “use inverse telecine”
  • Radeon: Buka Radeon Setting tuju ke bagian video, terdapat  beragam profil klik sesuai selera anda untuk hobi film dan anime klik profil “Cinema Classic”. 
  • Intel HD/UHD/IRIS: Tidak ada. 

Selesai anda ubah settingan driver selanjutnya adalah ubah MPC-HC menjadi default untuk memainkan video atau audio. 

Anda bisa klik view >> option dan tuju ke bagian format, anda klik run as administrator (pengguna Windows 10 saja) dan selanjutnya terdapat pilihan ada icon “V” untuk jadikan MPC-HC default player untuk video saja,  “A” untuk audio saja dan “checklist” untuk semua format setelah itu anda klik set as default program. 

Tweak Setting Video Untuk Tingkatkan Kualitas Video

Langkah selanjutnya adalah “tweak” dengan merubah beberapa setting video agar bisa meningkatkan video dari tulisan agak panjang namun pada prakteknya hanya beberapa klik saja terdapat versi video untuk lihat versi praktiknya. 

Langkah pertama buka option kembali dan tuju ke bagian output, pastikan anda setting nomor satu dan dua seperti di atas, nomor ketiga umumnya akan default seperti itu namun terkadang ada yang berbeda apabila berbeda seperti yang saya setting silahkan ubah ke enhanced video renderer. 

Masih pada option sekarang kita beralih ke menu internal filters anda klik opsi “video decoder” nanti akan muncul pop-up dari aplikasi codec Lav video decoder aplikasi inilah yang “mengelola” video di player sehingga tidak butuh codec pack tambahan, beralih ke screenshoot diatas pada nomor 2 anda set ke jumlah thread yang processor gunakan, pada opsi ketiga anda menyesuaikan dengan vga yang anda gunakan yakni: 

Related Post
  • NVIDIA CUVID (CUDA Video): Sesuai namanya pilihan ini ekslusif hadir untuk vga card Nvidia Geforce, walaupun bukan pilihan satu-satunya akan tetapi kualitas video yang dihasilkan terbaik untuk Nvidia Geforce, namun ada efek GPU load  yang dihasilkan lebih tinggi dibandingkan opsi alternatif yakni DXVA/D3D11 jadi direkomendasikan hanya untuk vga card GTX/RTX saja. 

 

  • Intel QuickSync: Sesuai namanya pilihan ini ekslusif hadir untuk vga IGP Intel HD/UHD/IRIS sama dengan CUVID bukan pilihan satu-satunya, kualitas video yang dihasilkan bagus namun menjadi ciri khas QuickSync saat dibebankan konten resolusi tinggi tidak hanya GPU load saja tinggi, CPU load pun ikutan tinggi akan tetapi sebanding dengan kualitas dihasilkan. 

 

  • DXVA Copy-Back & Native: MPC-HC secara default menggunakan DXVA dimana telah didukung oleh semua vendor vga card, tidak menghasilkan GPU load terlalu tinggi seperti layaknya lain, kualitas video bagus tentu tidak sebagus vendor spesifik, terdapat dua varian yakni “DXVA native” pilihan aman untuk vga low-end mengingat data render tetap stay di VRAM, sedangkan varian lain “DXVA Copy-Back” data render hasilkan copy dari VRAM ke RAM jadi membutuhkan vga card lebih kencang kelebihannya berbeda dengan “DXVA Native” terbatas untuk satu vga card saja untuk “DXVA Copy-Back” laptop yang menggunakan IGP + Vga card bisa mengatur video player menggunakan IGP.  

 

  • D3D11 (DirectX 3D 11): Fitur dan cara kerja sama dengan DXVA Copy-Back dengan peningkatan kualitas video. 

Pada step empat dan lima adalah pengolahan deinterlacing untuk mengurangi “jaggies” pada video anda bisa mengikuti seperti yang saya sudah atur. 

Selanjutnya  adalah pengaturan favorit saya  yakni “Shader” secara sederhana shader merupakan sebuah file yang berisikan perintah dalam bahasa pemrograman GLSL yang memerintahkan GPU untuk lakukan hal tertentu dalam hal ini lakukan manipulasi ke video yang dimainkan, terdapat beberapa file “Shader” bawaan yang ada di MPC-HC anda bisa juga searching di Google andai tidak puas. Saya telah menyarankan beberapa shader yang anda bisa gunakan yang saya pilih fokuskan ke tingkatkan kualitas warna dan ketajaman video. 

Pre-resize adalah keadaan sebelum video diperbesar (fullscreen) sedangkan post resize adalah sesudahnya anda bisa set keduanya langsung namun akan memakan GPU load berlebih jadi disarankan set ke post-resize saja, anda bisa menjajal file “shader” lain namun harap diingat menambah file shader = menambah beban GPU load, jadi untuk pengguna vga low-end atau IGP harap menggunakan yang saya sarankan. 

Terakhir kita tidak mengatur dalam posisi option, anda bisa mencoba buka salah satu video dan pada toolbar cari opsi view >> renderer settings >> presentation >> pilih opsi full floating post processing nanti akan muncul peringatan untuk vga card low-end anda klik ok saja, admin sudah menjajal di IGP Intel HD yang ada di processor Celeron 2957U dan opsi tersebut bisa dijalankan dengan baik. Secara sederhana opsi ini akan merubah color depth video player menjadi 32 bit sehingga tampilan warna menjadi lebih vivid dan tajam. 

Bagi anda yang memiliki monitor HDR, bisa anda lihat di screenshoot di atas MPC-HC sudah tersedia opsi agar media player ini hadirkan output 10bit anda bisa mencoba klik “10 bit RGB output” terlebih dahulu dibutuhkan video yang mendukung tampilan 10 bit agar tampilan HDR muncul, apabila merasa tidak ada perubahan ada opsi “force 10 bit RGB output”.

Hasil + Komparasi 

Hasil pertama video berjalan dengan kontras tinggi dan cenderung vivid. 

Hasil kedua juga sama video berjalan dengan kontras tinggi dan cenderung vivid. 

Video komparasi menggunakan opening dari anime Akame Ga Kill, dua-duanya terlihat baik namun versi yang sudah dioptimalkan hadirkan kualitas lebih natural seperti kulit warna kuning dan warna pakaian merah darah. 

Versi Video

Sekian informasi dari admin apabila ada pertanyaan silahkan ajukan lewat komentar, apabila ingin mengutip artikel harap sertakan sumber. 

This post was last modified on 03/02/2021 00:32

Sutama Tamasu

Sutama Tamasu is known as Indonesian IT Blogger and Hardware enthusiast. Sutama is also PC lover, using PC since kid. Sutama was known as anime lover. Sutama Waifu is Nana Iida from Rail Wars anime. iida san is cheerful person. She treats other people equally and kindly.

Disqus Comments Loading...
Published by
Sutama Tamasu