Ubuntu 17.04 Final BETA dirilis Gunakan Linux Kernel 4.10 Dukung SMT di AMD RYZEN

Afrika Selatan : 25 Maret 2017

Ubuntu 17.04 versi terbaru yang akan hadir diberitakan Gunakan Linux Kernel 4.10 Dukung SMT di AMD RYZEN.

Ubuntu sebagaimana kita ketahui adalah distro terkenal yang digunakan oleh banyak pengguna GNU/Linux di dunia, Ubuntu hadir dengan tampilan default Unity 8 yang mudah digunakan dan tersedia beragam aplikasi dengan repo nya masing-masing yang siap mendukung Ubuntu membuat distro ini terkenal.

Nah kabarnya Ubuntu 17.04 akan hadir sebentar lagi, sesuai seri yang ada versi ini akan dirilis di bulan April. namun kabar baiknya versi Final BETA sudah dirilis, dimana versi ini sudah menjadi gambaran final singkat bagaimana versi final nanti akan hadir. Berikut beberapa perubahan besar :

  1. Hadir dengan Linux Kernel 4.10 : hadir dengan dukungan hardware terbaru dan beberapa perubahan termasuk diantaranya adalah :
  • AMD Zen arstektur yang digunakan pada AMD RYZEN dan Polaris 12 GPU dan Infinity Fabric dan UVD PowerGating
  • Nvidia GP102 (GTX 1080 Ti, Titan X Pascal) dan GP 106 (1060) dan LED Driver untuk Logo Nvidia di Founder Edition.
  • Mendukung GPU Virtualization    
  • Improvisasi pada file sistem EXT4, F2FS, XFS, OverlayFS, NFS, CIFS, UBIFS, BEFS, and LOGFS
  • Support improvisasi di audio salah satunya adalah support headset MIC untul Realtek ALC622

 

  1. Driverless Printing : menggunakan Printer akan semudah mencolok USB. Tidak membutuhkan driver khusus termasuk telah mendukung printer via network dengan tools bawaan.
  2. LibreOffice 5.3 : hadirkan dukungan project muffin “ala ribbon UI” (info bisa cek disini)
  3. Menggunakan Fresh aplikasi Gnome ke versi 3.24
  4. Belum menggunakan Unity 8 sebagai tampilan utama serta dukungan Ubuntu 17.04 memiliki umur hingga 9 bulan. Untuk versi LTS disarankan memakai Ubuntu 16.04 LTS.

Hadirkan Dukungan Penuh untuk RYZEN

Dari changelogs diatas yang menarik adalah dukungan fitur SMT dari RYZEN. Sebagaimana kita ketahui, RYZEN menggunakan arsitektur terbaru yang dirancang dari 0 yang berbeda jauh dengan processor generasi sebelumnya yakni AMD FX.

tampilan DIE dari FX, setiap 2 Core fisik disatukan kedalam 1 buah Module

Perbedaan yang mendasar adalah penggunaaan SMT yang ada di RYZEN dan CMT yang ada di FX. Secara simplenya sebelumnya di FX memiliki sistem modular, FX 8xxx contohnya memiliki 4 Module yang setiap 1 Module terdiri dari 2 Core yang bisa olah 2 Thread. Jadi total terdapat 4 Module dengan 8 Core di dalamnya.

Tampilan dari CCX yang berisikan 4 “High-performance” Core Zen

Nah di RYZEN semua ini berubah. AMD menggunakan “True” Core di RYZEN, dimana bisa dilihat diatas adalah konfigurasi 4 buah Core murni yang ada di RYZEN. Core yang ada di RYZEN ini berukuran lebih besar dan memiliki performa yang jauh lebih tinggi dibandingkan yang ada di FX. Untuk itu, AMD menyematkan teknologi bernama SMT (simultaneous multithreading) dimana membuat 1 Core fisik, bisa mengolah 2 buah Thread sehingga hadirkan seolah-olah 8 “Virtual Core” dengan teknologi SMT ini.

Namun masalahnya di Kernel Linux sebelumnya hanya mendukung teknologi CMT saja, jadi saat dipasangkan dengan Processor AMD RYZEN, dan saat aplikasi bertemu dengan RYZEN maka aplikasi tadi akan anggap “Virtual Core” ini sebagai “Core” fisik, jadi terkadang aplikasi yang menggunakan 2 Thread ini berjalan di “Virtual Core” dari 2 Core fisik yang berbeda. Padahal harusnya bisa diatur kedalam “Virtual Core” yang ada pada 1 Core fisik yang sama. Sehingga membuatnya kurang efisien.

Kehadiran update dari kernel ini membuat fix. Dimana sistem bisa mengenali Core fisik yang ada pada RYZEN sehingga bisa mengatur Thread ke “Virtual Core” yang benar. Al hasil RYZEN bisa hadirkan performa multitread dengan baik. Belum lagi fitur Turbo Core (atau sekarang bernama XFR) berjalan dengan optimal.

Penjelasan Versi Anime (Note : NSFW !!!)

Bagi yang masih belum paham.  Mimin menggunakan gambaran chara anime diatas, anggap saja chara anime diatas adalah sebuah Core dengan masing-masing memiliki 2 Buah “Thread” nah, anda menginginkan 1 Chara dengan 2 buah “Thread” dengan ukuran “Cup A”. Tapi anda malah mendapatkan 2 Chara anime yang memberikan anda masing-masing satu buah “Thread” dengan ukuran “Cup A” walau terlihat mengasikan, tapi ini tidak efisien dibandingkan 1 Chara yang berikan 2 buah “Thread” dengan ukuran “Cup A” karena, anda hanya inginkan 1 buah Chara saja. 

Performa Singkat RYZEN di Linux dengan Kernel 4.10

Serve The Home, salah satu website terkemuka telah mencoba menggunakan kernel terbaru di OS ubuntu sebelumnya. untuk mentest RYZEN 7 dan dibandingkan dengan beberapa Processor server (Note : Website ini fokus utamakan membahas server). terlihat Performa RYZEN 7 sangat handal sekali unggul dibandingkan Processor server lainya dan hampir mengalahkan Dual Xeon E5 2620 v3 (2 x 6 Core 12 Thread)

Dukungan Polaris 12 dan GTX 1080 TI

Seperti itulah gambaranya dari proses SMT ini. Selain ada SMT terdapat juga update driver Open Source untuk grafis AMD Radeon dengan dukungan Polaris 12 yang kemungkinan besar adalah kartu grafis Polaris untuk laptop pengganti vga card low-end yang biasa disandingkan dengan APU. Begitupun dengan dukungan penuh terhadap infinity fabric yang digunakan sebagai penghubung 2 buah Processor “Naples” berbasis ZEN yang akan hadir di server.

Tidak lupa dukungan GTX 1080 Ti juga dihadirkan  pada driver open source noveau serta GTX 1060 Ti. Menambah jajaran dukungan kartu grafis terbaru.

Mari kita tunggu versi finalnya yang akan hadir april 🙂

Sumber : KernelNewbies, Cannonical, GitHub(ZEN)    , PCWorld, STHRYZEN

Tags: dukungan AMD RYZEN Ubuntu Polaris Ubuntu RYZEN ubuntu

author
Author: 
Sutama Tamasu is known as Indonesian IT Blogger and Hardware enthusiast. Sutama is also PC lover, using PC since kid. Sutama was known as anime lover. Sutama Waifu is Nana Iida from Rail Wars anime. iida san is cheerful person. She treats other people equally and kindly.

ada pertanyaan tentang artikel ini ?? silahkan ajukan lewat komentar :)