Xilinx Berkerjasama dengan AMD Pasangkan FPGA dengan AMD EPYC dan Radeon Instinct untuk AI

Amerika Serikat : 21 November 2017

Xilinx produsen FPGA terkenal diberitakan telah Berkerjasama dengan AMD Pasangkan FPGA dengan AMD EPYC dan Radeon Instinct untuk AI..

Xilinx mungkin kita kenal dengan salah satu produsen dari perangkat bernama FPGA, bagi yang tidak tahu apa itu FPGA. Perangkat ini memiliki fungsi yakni sebagai pemograman processor, perusahaan bisa membuat (memprogram) chip yang digunakan untuk kebutuhan apa dan untuk aktivitas apa. berbeda dengan chip yang ada pada umumnya (ASIC). FPGA bisa diprogram berulang kali. salah satu yang jadi tujuan pemograman FPGA kali ini adalah Accelerator. 

Xilinx adalah salah satu produsen FPGA terkenal, walau janjikan kemampuan handal namun FPGA makin hari makin tergeser oleh GPU dan CPU yang semakin handal dan efisien. Xilinx juga harus hadapi kenyataan pesaingnya yakni Altera telah dibeli Intel beberapa waktu lalu dan pengangkatan Raja Koduri dari AMD untuk hadirkan Accelerator berbentuk GPU, yang selain membuat fabrikasi FPGA ini makin canggih, juga Intel akan menintregrasikan FPGA dan GPU rancangan tersebut dengan seri Xeon dan Atom server miliknya.

Nvidia juga datang sebagai kompetitor berkat kerjasama dengan IBM  yang hadir di IBM Power9 + Nvidia Tesla V100 beberapa waktu lalu tidak bisa dianggap remeh. https://www.sutamatamasu.com/hotchip-2017-nvidia-update-info-tesla-v100-volta-9-3x-lebih-kencang-di-deeplearning-dukung-6-gpu-via-nvlink/

Berkerjasama dengan AMD

Namun, Xilinx tidak habis kreatifitas. Di ajang Supercomputing 2017 Xilinx umumkan kerjasama dengan AMD. Beberapa kerjasama adalah diantaranya adalah :

  • Hadirkan prodak dari Xilinx VU9P Virtex UltraScale+ FPGA di Rack server berbasis AMD EPYC dan Radeon Instinct
  • Hadirkan kerjama dibidang perangkat lunak dengan dukungan ROCm ke FPGA serta hadirkan dukungan open langguage seperti OpenCL untuk mendukung ke semua platform (CPU, GPU, FPGA) kerjasama ini dengan mudah.
  • Menargetkan fokus utama untuk segmentasi AI seperti Deep Learning dan Machine Learning.

Dengan adanya kerjasama AMD dan Xilinx ini, maka konsumer akan mendapatkan solusi lengkap yang bisa hadirkan performa setara dengan Intel (dengan Altera FPGA dan unnamed GPU) serta IBM Power9 dan Nvidia Tesla V100 miliknya.

Rack server AMD EPYC by Tomshardware

Dalam acara supecomputing 2017, Pihak Xilinx hadirkan rack yang hadirkan Processor Single Socket AMD EPYC 32 Core 64 Thread dengan 4  Xilinx VU9P Virtex UltraScale+ FPGA yang menggunakan 64 GB DDR4.

Kelebihan utama AMD EPYC dibandingkan kompetitornya by Tomshardware

Pihak Xilinx sendiri menyebutkan FPGA Card ini bisa hadirkan kemampuan hingga 10-100x lebih cepat untuk komputasi dibandingkan  dengan menggunakan CPU yang ada saat ini, dengan konsumsi daya sebesar 225W (1x 8 Power pin) saja. Pihak Xilinx menyebutkan salah satu alasan memilih platform AMD EPYC adalah kehadirkan jumlah 128 PCIe Lanes yang ada pada AMD EPYC lah yang bisa hadirkan full potensi untuk FPGA Card dari prodaknya dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan kompetitor.

Fokus Kepada AI

Baik AMD dan Xilinx memfokuskan diri untuk ke pangsa pasar AI yang sedang trend-trend nya saat ini, bisa dilihat pada data gambar diatas makin hari makin banyak penggunaan untuk AI mulai untuk kebutuhan processing gambar di google hingga face recognition membuat kebutuhan AI semakin kompleks  dan semakin berat pula kebutuhanya, dibutuhkan sebuah perangkat keras yg mampu mengolah data dengan handal.

Info selengkapnya bisa lihat di : http://rtg.re/deeplearningwhitepaper

 

Sumber : AMD, Tomshardware

Tags: amd and xilinx AMD EPYC dan Radeon Instinct xilinx fpga

author
Author: 

Sutama Tamasu is known as Indonesian IT Blogger and Hardware enthusiast. Sutama is also PC lover, using PC since kid. Sutama was known as anime lover. Sutama Waifu is Nana Iida from Rail Wars anime. iida san is cheerful person. She treats other people equally and kindly.

ada pertanyaan tentang artikel ini ?? silahkan ajukan lewat komentar :)